Jayapura, Nokenlive.com
Ketua panitia piala pertiwi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua, Usman Wanimbo mengungkapkan, turnamen sepakbola piala pertiwi zona Papua reguler tiap tahun dilaksanakan dalam rangka merekrut pemain baru yang masih muda.
Hal itu guna mencari bibit pesepakbola wanita handal di tingkat daerah khsusunya di tanah Papua untuk mempersiapkan diri menghadapi ivent skala lebih besar yaitu penyelenggaaan olahraga empat tahunan, pekan olahraga nasional (PON).
“Kegiatan piala pertiwi zona Papua sangat baik dan dapat mendorong kabupaten dan kota terutama Askab PSSI perlu menyiapkan pembinaan sepakbola wanita dengan berkoordinasi pemerintah daerah setempat,” ujar Usman Genongga Wanimbo, S.E., M.Si yang juga mantan Bupati Kabupaten Tolikara saat dijumpai wartawan di stadion Mandala Jayapura pada Sabtu, (04/03/23).
Meskipun belum dilantik, Usman G. Wanimbo saat ini menjabat ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI) Papua mengatakan, potensi pemain sepakbola khusus wanita ditingkat daerah di Papua bisa ditingkatkan lebih maju setara dengan sepakbola putra.
“Bahkan bukan saja anak anak ini bisa berkipra ditingkat nasional, tetapi mereka bisa menuju ketingkat asean bahkan Eropa,” yakin Usman G. Wanimbo, yang pernah menjabat Bupati kabupaten Tolikara dua periode (2012–2017 dan 2017–2022).
Disinggung wartawan terkait prestasi Toli FC, kata Usman Wanimbo yang sekarang pengurus exco PSSI Papua Bidang Pembinaan Sepakbola Putri mengungkapkan, saat membentuk dan bangun tim Persitoli Tolikara baik putra dan putri dari nol sejak 2003 lalu tidak mudah memulainya.
“Jadi piala pertiwi yang lalu tim galanita Tolikara berhasil juara,” singkatnya.
Sekarang, kata Usman piala pertiwi zona Papua kembali digulirkan.
Dikatakanya, kali ini perebutan piala pertiwi zona Papua ada tiga tim ikut. “Dan siapa yang lolos bisa lanjut keajang tingkat nasional,” kata Usman Wanimbo.
Disinggung mengenai permainan salah satu tim besutanya, yaitu tim galanita Persitoli, Tolikara, ujar Wanimbo bahwa sampai saat ini sudah bisa kelihatan komposisi mereka dan prestasi yang diraih selama pertandingan sepakbola piala pertiwi zona Papua.
“Mereka (tim galanita Tolikara) juga menjadi kerangka tim sepakbola wanita PON Papua, yang akan memperkuat cabang olahraga (Cabor) sepakbola putri diajang PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, ” tuturnya.
Sebagai ketua ASBIWI Papua, ia mendorong pemerintah kabupaten kota di tanah Papua dapat memaanfaatkan potensi besar yang kita miliki.
“Lakukan pembinaan sepakbola wanita di daerah setempat dan harus diserius pasti meraih hasil yang baik,” jelas Usman,.
Sementara itu, pihaknya berharapa dimasa kepemimpinan Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI terpilih, bisa berubah sistem persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik.
“Kami merasa sangat perlu ada perubahan-perubahan dalam sepakbola Indonesia, sehingga yang diprogramkan itu bisa meningkatkan persepakbolaan Indonesia,” tutupnya.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?