ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Mei 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemerintah Tak Ingin Libatkan Komnas HAM Dalam TGPF Di Intan Jaya

Pemerintah Tak Ingin Libatkan Komnas HAM Dalam TGPF Di Intan Jaya

Oleh : Noken
2 Oktober 2020
Di Nasional
0
Pemerintah Tak Ingin Libatkan Komnas HAM Dalam TGPF Di Intan Jaya

Ilustrasi kondisi alam di Intan Jaya, Papua. Di lokasi itu pernah terjadi kontak senjata antara alat negara dan gerombolan bersenjata. (ANT)

Jakarta, Nokenlive.com -Pemerintah tidak melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dalam pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), peristiwa kekerasan dan penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada 17-19 September 2020.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, saat jumpa pers secara virtual, di Jakarta, pada Jumat (02/10/2020), mengatakan, mereka memiliki keinginan untuk mengajak Komnas HAM dalam tim itu.

“Sebenarnya kami ingin bergabung dengan Komnas HAM untuk membentuk tim ini,” ujarnya.

Namun setelah melewati pertimbangan secara matang, pemerintah memutuskan untuk tidak mengajak Komnas HAM ikut menyelidiki kasus pembunuhan di Intan Jaya, Papua melalui TGPF (Tim gabungan Pencari Fakta).

Alasan Komnas HAM tidak masuk dalam TGPF, karena khawatir ada anggapan pemerintah mengkooptasi Komnas HAM dalam menyelidiki kasus penembakan itu, begitu juga sebaliknya.

Menurut dia, Pemerintah ingin menyelesaikan masalah ini dengan sejujur – jujurnya. Dia juga mempersilakan Komnas HAM melakukan penyelidikan juga, sesuai undang-undang.

“Kita mau yang sejujur – jujurnya maka kita jalan, kita bentuk tim ini tanpa Komnas HAM dan kita mempersilakan Komnas HAM sesuai dengan wewenangnya itu melakukan penyelidikan juga sesuai undang – undang. Dia kan punya wewenang UU juga,” tuturnya.

Ia menuturkan, dalam TGPF ini juga sudah diisi banyak tokoh masyarakat, pengamat Papua, dan akademisi. “Jadi ini sudah melalui seleksi yang cukup mendalam sampai tadi malam,” ucapnya.

Sebelumnya pembentukan TGPF Intan Jaya itu berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Nomor 83/2020, yang ditandatangani Mahfud MD pada Kamis (1/10/2020).

“Tim ini diberi tugas mulai dari awal keluar SK sampai dua minggu ke depan, untuk melaporkan hasil ke Kemenko Polhukam,” kata Mahfud.

Berbagai unsur ikut terlibat dalam TGPF tersebut, seperti dari Polri, TNI, Kemenko Polhukam, Badan Intelijen Negara, dan Kantor Staf Kepresiden. Sedangkan khusus tim investigasi lapangan tokoh masyarakat Papua, tokoh pendidikan di Papua juga ikut dilibatkan.

“Tim terdiri dari dua komponen, ada komponen pengarah, juga ada pejabat-pejabat resmi Kemenko Polhukam maupun TNI Polri. Kemudian ada dari KSP kemudian ada dari BIN dari Tokoh Masyarakat Papua Michel, lalu tim investigasi lapangan ada sebanyak 18 orang,” kata dia.

(NL/ANT)

Tags: Kemenko PolhukamKomnas HAMMahfud MDPemerintah PusatPemerintah Tak melibatkan Komnas HAM Dalam TG[F Di Intan JayaPolriTim Gabungan Pencari FaktaTNI
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Polisi Masih Dalami Penyebab Kebakaran Di Kompleks Pertanahan Wamena

Berita Selanjutnya

Jayawijaya Belum Wacanakan Pengusulan Untuk Menutup Bandara Terkait COVID-19

Berita Terkait

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja
Budaya dan Pariwisata

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja

Gubernur Papua Tengah Dorong Integrasi Emas demi Ketahanan Moneter 2045
Nasional

Gubernur Papua Tengah Dorong Integrasi Emas demi Ketahanan Moneter 2045

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM
Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM

Komite Publisher Rights Gaungkan Pers Berkualitas di WPFD 2026 Jayapura
Nasional

Komite Publisher Rights Gaungkan Pers Berkualitas di WPFD 2026 Jayapura

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua