ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Juni 16, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Walikota dan Pansus DPRD Kota Jayapura akan Bahas Penerapan New Normal

Walikota dan Pansus DPRD Kota Jayapura akan Bahas Penerapan New Normal

Oleh : Noken Live
18 Juni 2020
Di Kabar Port Numbay
0
Walikota dan Pansus DPRD Kota Jayapura akan Bahas Penerapan New Normal

Akitifas warga di Pantai Dok II Jayapura (Humas)

Jayapura, Nokenlive.com – Wali kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano MM soroti warga kota Jayapura yang kurang disiplin dan  beraktivitas di lokasi wisata tanpa penerapan protokol kesehatan covid 19 di kota Jayapura

“Kita belum menerapkan new normal kehidupan baru di kota Jayapura, tapi pantai pantai sudah penuh dengan orang, pantai holtekam sudah penuh dengan orang, rumah makan sudah penuh dengan orang,”kata Wali Kota saat berikan arahan pada pembukaan rapid test sopir angkot dan keluarga, Rabu (17/06).

Untuk itu kata Walikota BTM, pemerintah kota bersama pansus DPRD kota Jayapura akan membahas kehidupan baru atau new normal di tengan wabah pandemic corona.

Pembahasan ini akan mengelaurkan regulasi yang tepat untuk penerapan new normal atau kehidupan baru di Kota Jayapura.

“Kami bersama pansus DPRD Kota Jayapura akan mengkaji dengan penerapan new normal kehidupan baru di kota jayapura,”jelas Walikota BTM.

Walikota BTM, mencontoh penerapan new normal bagi tranportasi angkutan umum kota, kendaraan yang digunakan harus disemprot, bahkan jumlah penumpang harus di batasi. Sehingga penyebaran covid bisa di minimalisir.

“Saya berikan contoh untuk perhubungan pengoperasian angkot, haru dibatasi penumpangnya yang dulu 10-11 orang kita kurangin jadi 4 atau 5 orang,”jelas Walikota BTM.

Pembelakuan new normal akan mempengaruhi semua sektor sehingga pihaknya akan bersama pansus DPRD Kota Jayapura untuk mengaturnya secara baik penerapan new normal.

(NL/Humas)

Tags: Pansus DPRD Kota JayapuraPenerapan New NormalWalikota
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Sopir Angkot Dan Keluarga di Kota Jayapura Jalani Rapid Test

Berita Selanjutnya

Kadiskes Kota Jayapura: BPSDM Bisa Jadi Tempat Perawatan Pasien COVID-19

Berita Terkait

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Nikmati Piala Dunia 2026 dengan Sportif dan Tetap Produktif
Kabar Port Numbay

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Nikmati Piala Dunia 2026 dengan Sportif dan Tetap Produktif

Resmob Numbay Ciduk Pelaku Curanmor, 8 Motor Berhasil Disita
Hukum dan Kriminal

Resmob Numbay Ciduk Pelaku Curanmor, 8 Motor Berhasil Disita

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi
Kabar Port Numbay

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi

Penguatan SDM, Pemkot Jayapura Dorong Kampung Lebih Mandiri
Kabar Port Numbay

Penguatan SDM, Pemkot Jayapura Dorong Kampung Lebih Mandiri

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua