Jayapura, Nokenlive.com – Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengujungi Kabupaten Nabire Selasa (19/05), dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan arahan kepada anggota Polri di Nabire dan mengunjungi Posko Satgas Covid – 19 Kabupate Nabire.
Dalam keterangan pers yang dilansir Humas Polda Papua, Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho. T. SIK mengatakan bahwa wilayah hukum Polres Nabire membawahi 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai, secara umum situasi aman dan terkendali.
Terkait Pandemi Covid 19 di Kabupaten Nabire dan Dogiyai, sesuai intruksi Bupati Kabupaten Nabire dan kesepakatan bersama mengeluarkan status siaga.
Dengan demikian mulai tanggal 26 Maret 2020 sampai Tanggal 10 April 2020 telah diberlakukan pembatasan kegiatan Masyarakat yaitu mulai Pukul 08.00 Wit – 17.00 Wit dan penutupan akses Udara maupun Laut.
Lanjut Kapolres Nabire, setelah ada hasil bahwa 3 orang Positif maka sesuai intruksi Bupati bahwa status Siaga Darurat dinaikan menjadi tanggap darurat dari tanggal 10 April hingga saat ini yang mana membatasi setiap kegiatan masyarakat dari Pukul 08.00 – 14.00 Wit dan tetap menutup akses Udara maupun laut.
Jumlah kasus covid-19 naik manjadi 16 orang, namun atas kerja keras semua pihak, kasus ini turun ke 6 orang positif covid-19 dan saat ini sudah menjadi 2 orang.
“Awalnya ada 16 orang positif, sudah turun sekarang ada dua orang positif Covid-19 dan sedang dalam penanganan tim medis dan gugus tugas,” tutur Kapolres.
Sementara Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan kedatangannya terkait kejadian perampasan senjata dan penganiayaan terhadapa personil Polres Paniai yang sedang bertugas di pospol pendulangan Ndeotadi Distrik Bogobaida lokasi 99 pada 15 Mei 2020 lalu.
Hasil Evaluasi sesuai data bahwa Kabupaten Nabire menjadi urutan 5 besar terhadap jumlah warga yang terkena Positif Covid 19.
“Saya ucapkan terima kasih kepada segenab personil Polres Nabire yang sudah bekerja dengan sungguh – sungguh sehingga jumlah positif dapat berkurang di Kabupaten Nabire,” ucap Kapolda Papua.
Kapolda Papua Berharap, agar dapat memetakan setiap daerah merah Covid sehingga bisa menekan masyarakat agar untuk tetap tinggal dirumah namun harus juga disuplai dengan bantuan bahan makanan, dan paling tidak untuk daerah merah harus semua di Rapid tes.
Kapolda Juga meminta anggotanya untuk selalu bersinergi dengan TNI serta instansi terkait didalam menangani Pandemi Covid 19 di Kabupaten Nabire ini.
“Anggota dilapangan harus benar – benar mendatakan setiap pendistribusian Bansos, apabila ada permainan agar segera dibuatkan laporan,” perintah Kapolda Papua.
Selanjutnya Kapolda Papua di damping Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw S,Sos MAP beserta rombongan melaksanakan kunjunga ke Posko Satgas Covid – 19 Kabupate Nabire.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Papua didampingi Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Godhelp C. Mansnembra, Dir Intelkam polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K, Kapolres Paniai AKBP Wakhid.P.U, Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho.
(Andika)





Apa komentar anda ?