ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Ada 2.500 Warga Tinggal di Zona Merah Kota Jayapura

Ada 2.500 Warga Tinggal di Zona Merah Kota Jayapura

Oleh : Noken Live
14 Mei 2020
Di Kabar Port Numbay
0
Ada 2.500 Warga Tinggal di Zona Merah Kota Jayapura

Salah Satu Zona Merah SMA 4 Entrop yang dikarantina tim Gugus tugas Covid-19 Kota Jayapura (Dok)

Jayapura, Nokenlive.com – Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jayapura, Provinsi Papua Rustan Saru mengakui bahwa sekitar 2.500 jiwa warga kota itu bermukim di zona merah yang akan segera diisolasi terkait penanganan COVID-19.

“Memang jumlah warga yang bermukim di zona merah cukup banyak dan sebagian besar berprofesi sebagai pedagang. Kawasan yang menjadi zona merah itu berada di Distrik Jayapura Selatan, ” kata Rustam Saru.

Menurut Rustam Saru, masukkannya kawasan tersebut sebagai zona merah akibat beberapa warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Adapun wilayah yang masuk dalam zona merah yaitu pasar Hamadi, TPI Hamadi, Rawa I, Rawa II dan belakang SMA 4 Entrop.

Pemkot Jayapura sudah menjadwalkan untuk menutup kawasan itu, yakni ada yang mulai hari Senin (11/5) ini dan ada yang mulai Selasa (12/5).

Selain melakukan isolasi terhadap wilayah itu, kata dia, pemkot juga akan mengisolasi warga yang positif COVID-19, pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

“Kami juga sudah menyiapkan Balai Diklat milik Pemkot Jayapura sebagai tempat isolasi, selama 14 hari,” tutur Rustam Saru.

Selama berada di tempat isolasi, kebutuhan sehari-hari keluarga akan dibantu sehingga mereka diminta benar-benar mematuhinya guna memutus penyebaran COVID-19, jelas Rustam Saru.

Selain itu juga akan dilakukan “rapid test” kepada warga yang bermukim di kawasan tersebut, demikian Rustan Saru yang juga menjabat Wakil Wali Kota Jayapura itu.

(NL/ANT)

Tags: COVID-19 Kota JayapuraGugus Tugas Covid-19Zona Merah Kota Jayapura
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Langgar Waktu Beraktifitas Teracaman Pidana Penjara

Berita Selanjutnya

Freeport Diminta Hentikan Mobilisasi Karyawan Sementara

Berita Terkait

Kepala Kampung Tobati: Air bersih jadi prioritas pembangunan
Kabar Port Numbay

Kepala Kampung Tobati: Air bersih jadi prioritas pembangunan

Plt Kepala Kampung: Malaria masih dominan di Tobati
Kabar Port Numbay

Plt Kepala Kampung: Malaria masih dominan di Tobati

Pemkamp Tobati beri insentif bagi ondofolo dan kepala suku perkuat peran adat
Kabar Port Numbay

Pemkamp Tobati beri insentif bagi ondofolo dan kepala suku perkuat peran adat

Perkuat mitigasi Tsunami, Kampung Tobati bentuk Desa Tanggap Bencana
Kabar Port Numbay

Perkuat mitigasi Tsunami, Kampung Tobati bentuk Desa Tanggap Bencana

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua