Jayapura, Nokenlive.com – Jumlah pasien positif Covid 19 di Provinsi Papua mengalami peningkatan di setiap harinya. Dari jumlah tersebut ada meninggal dunia da nada juga yang masih menjalani perawata, namun ada juga yang masuk Dalam Pemantauan.
Melihat adanya Kondisi ini, Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo, menghawatirkan hal serupa terjadi di Daerahnya. Sehinga dirinya meminta persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara dalam menghadapi pandemik Covid 19, harus bisa di percepatkan.
“Saya sebagai wakil rakyat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara harus mengambil langkah cepat terhadap penanganan Covid-19. Agar Kabupaten Tolikara tidak senasib dengan Daerah lain yang saat ini suda terpapar Virus Corona,” ucap Sonny Wanimbo di Jayapura, Kamis (9/4) sore.
Katanya, meski Pemerintah telah menutup akses udara dan laut ke Provinsi Papua sejak 26 Maret 2020 lalu hingga saat ini. Namun pada kenyataannya tindakan itu tidak membawa titik terang melainkan jumlah pasien positif mengalami peningkatan.
Lanjut Sonny, sementara hingga saat ini di wilayah Tolikara pemerintah eksekutif dalam hal ini Bupati Usman G. Wanimbo hilang ditelan bumi.
Tidak melakukan berbagai upaya persiapan pencegahan maupun penanggulangan Covid 19. Karena telah terlihat beberapa kali Wakil Bupati, Dinus Wanimbo saja yang turun langsung ke lapangan melakukan pengawasan dan tindakan pencegahan.
Bahkan Bupati Memberamo Tengah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Tolikara dalam penutupan akses ke Memberamo dari Tolikara, bukan berkoordinasi dengan Bupati Usman, ucap Sony Wanimbo.
“Sungguh hal ini tentunya sangat di sesali dan penuh dengan tanda tanya terhadap Bupati Tolikara atas tanggungjawabnya kepada masyarakatnya di tengah persoalan yang terjadi saat ini,” ujarnya.
Menurut Ketua DPRD Tolikara, harusnya pasca penetapan oleh Pemerintah pusat tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kepala Daerah sudah mulai mempersiapkan berbagai kebijakan dalam hal upaya pencegahan, penyuluhan, rencana dan sarana prasarana penanggulangan.
Serta upaya mitigasi sosial, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang mengalami dampak akibat penerapan PSBB.
Oleh sebap itu Bupati Usman G Wanimbo harus meniru beberapa Bupati lain yang dengan sigap menganggarkan dana dan menjadi ketua Satgas Covid 19 di Daerahnya.
Namun kali ini nampak berbeda kondisi dengan apa yang terjadi di Kabupaten Tolikara dimana masyarakatnya seolah-olah berada tanpa pemimpinnya yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom dan penyelamat di masa-masa seperti ini.
“Sebagai Ketua Lembaga Perwakilan Rakyat Tolikara, tentunya saya merasa sedih dengan kondisi yang dialami masyarakat Tolikara saat ini yang seolah-seolah menjadi tak bertuan, tanpa komando menghadapi bencana kemanusiaan yang telah menelan ratusan ribu nyawa di seluruh Dunia,” pungkasnya.
Katanya, apalagi jika berkaca pada kesiapan berbagai Daerah di Papua di sekitar Kabupaten Tolikara telah melakukan persiapan diri yang baik dalam menghadapi pandemik ini.
Untuk itu dirinya merasa sudah seharusnya Tolikara meniru kebijakan-kebijakan Daerah tetangga, salah satunya Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom yang telah menganggarkan dana 20 milyar untuk penanganan Covid-19.
(Tinus/Jack)





Apa komentar anda ?