Jayapura, Nokenlive.com – Demi menekan penularan virus Covid-19 atau Corona, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua, menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik demi mencegah penyebaran Virus corona (Covid-19).
Himbauan ini disampaikan langsung Ketua PWNU Provinsi Papua Dr. H. Toni Wanggai dalam keterangan persnya, Senin (06/04).
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam di tanah Papua, tidak mudik ke kampung halaman demi mencegah wabah Virus Corona,” tutur Toni Wanggai.
Menurut Tony Wanggai, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan mudik atau balik ke kampung yang dimana pemerintah memberikan pilihan kepada masyarakat untuk melakukan mudik ke kampung halaman mereka terkait dengan wabah Virus Corona yang melanda negara kita Indonesia yang kita cintai ini.
Untuk itu kata Toni Wanggai, khususnya umat islam di tanah papua dalam rangka hari raya idul fitri dan juga memasuki bulan suci ramadan pada tanggal 24 April 2020 nanti kami meminta untuk masyarakat lebih berhati-hati lebih baik kita mencegah keburukan dari pada kita membahayakan diri kita sendiri .
Oleh karena itu kami meminta kepada seluruh umat Islam ditanah Papua lebih baik kita tidak melakukan mudik ke kampung halaman, apabila dalam keadaan mendesak silahkan melakukan mudik tetapi apabila tidak mendesak sebaiknya kita stay at home atau tinggal dirumah.
“Lebih baik melakukan Phsycal Distancing agar tidak tertular virus Corona (Covid-19) itu lebih baik karena kita lebih baik mencegah kemudaratan dari pada kita malah mendatangkan musibah,” kata Toni Wanggai.
Kemudian kita menjelang hari raya idul fitri apabila virus ini masih terus mewabah kita baiknya tidak melakukan silahturahmi saling kunjung mengunjung tetapi bisa melalui media sosial misalkan dengan mengucapkan selamat hari raya idul fitri.
Lanjut Tony Wanggai, kami juga meminta kepada seluruh umat iIlam dengan bulan suci ramadan dengan bulang yang penuh keberkahan ini marilah kita bersama-sama berdoa mudah-mudahan wabah Virus Corona ini cepat berakhir.
“Kepada seluruh umat Islam ditanah Papua khususnya untuk tidak terprovokasi dengan berita-berita hoax yang tidak bertanggung jawab terkait dengan karantina wilayah atau lockdown diwilayah masing-masing sehingga masyarakat tidak panik dalam membeli kebutuhan pokok,” tegas Ketua PWNU Papua.
Lanjut Tony Wanggai, jika ada berita hoax sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak yang bertanggung jawab yaitu pihak kepolisian dan Gugus tugas Covid-19 ditingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota sehingga kerukunan kamtibmas kita di tanah papua dapat terjaga dengan baik.
(Andika/Jack)





Apa komentar anda ?