Sentani, Nokenlive.com – Sebanyak 16 rumah kayu dan 1 honai di dua Kampung masing-masing Kampung Luwemna dan Imsekia, di Distrik Naica Kabupaten Yahukimo terbakar habis pada Sabtu (28/3) pagi sekitar pukul 10:30 wit.
Kebakar tersebut terjadi dimana salah satu warga yang sebelum keluar rumah atau ke kebun biasanya mengumpulkan bara api dengan abu lalu tutup disekitar dan atasnya dengan kulit kelapa hutan yang sudah kering.
Abu yang ditutup itu tidak kuat menahan semburan api yang mulai keluar dan menjalar ke pinggir lalu akhirnya membakar 16 rumah kayu dan 1 honai yang terjadi di dua.
“Jadi kebakaran ini terjadi karena kebiasaan orang tua kami menutup bara api dengan kulit kelapa hutan, yang terjadi berawal dari rumah yang kemudain menjalar ke rumah lainnya, mengakibatkan 16 rumah perempuan dan 1 honai laki-laki terbakar,” ucap Sekertaris Klasis Nalca, Aleks Nawa melalui via selulernya, Minggu (29/3) sore.
Katanya, akibat dari kebakaran tersebut membuat masyarakat harus mengungsi di beberapa Pondok darurat yang ada di kebun-kebun sekitar dan di Gereja GIDI Efesus Luwemna.
Dikatakanya, kerugian daripada kebakaran tersebut di antaranya satu ekor babi, pakaiyan layak pakai, alat-alat kerja yakni sikop, parang, kampak dan lain sebagainya.
Untuk itu dirinya berharap pihak pemerintah bisa turun langsung untuk mengambil langkah cepat terkait penanganannya dalam waktu dekat.
Akibat kebakaran ini banyak kerugian yang terjadi sehingga, saya harap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial dan DPR bisa turun langsung menagani persoalan yang terjadi ini.
Karena kondisi terkini sangat memprihatinkan sekali bagi masyarakat yang tinggal di dua kampung ini, apa lagi di tamba denga adanya wabah Virus Corona,” harapnya.
(Tinus/Jack)





Apa komentar anda ?