Jayapura, Nokenlive.com – Hingga Rabu (25/03) jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Papua terus meningkat kini sudah mencapai angka 35 orang, sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 728.
Hal tersebut dikatakan juru bicara satgas penanganan Covid-19 Papua dr. Silwanus Sumule kepada wartawan di kantor dinas kesehatan Provinsi Papua.
Menurut dr. Silwanus Sumule, mengatakan tren kenaikan PDP di Papua dalam tiga hari terakhir mengalami kenaikan yang signifikan sehingga hal ini menjadi perhatian serius.
“Untuk tambahan 10 PDP baru tersebar di Kabupaten Merauke sebanyak 3 PDP, Jayapura 6 PDP dan satu lagi di Wamena,” kata dr. Silwanus Sumule.
Lanjut dr. Silwanus Sumule, sementara untuk data pasien yang positif hingga kamis 26 maret mencapai 7 orang berdasarkan release kementrian kesehatan, dan hal ini sangat berbahaya, karena di Papua minim fasilitas dan tenaga medis.
“Tenaga kita tidak cukup, Dokter Paru hanya 7 orang, sementara ventilator hanya 60, kategori penderi Covid-19 ini ada ringan, sedang dan berat, hitungan kami kalo tembus 8ribu, sedang ventilator 60 sisanya gimna, pasti tidak bisa tertolong,” kata dr. Silwanus Sumule.
Untuk itu, kami hanya menyarankan bagi mereka yang merasa sudah terinveksi virus Covid-19 (Corona) sebaiknya tidak datang ke Papua karena kemungkinan tertolong ini tipis.
Kami berterima kasih, karena akhirnya akses sudah ditutup, dengan demikian secara tidak langsung bisa menekan orang luar yang terinveksi datang ke Papua dan menambah jumlah pasien di Papua.
(Vando/Jack)





Apa komentar anda ?