Sentani, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diminta segerah untuk segera menutup akses penerbangan ke Wamena selama kurang lebih satu bulan kedepan. Demikian permintaan Ketua pengurus Mahasiswa Jayawijaya di Kota Study Jayapura, Elius Wenda.
Kepada wartawan di Jayapura Elius Wenda menyatakan permintaan ini di ambil berdasarkan keputusan rapat ikatan mahasiswa Jayawijaya di kota studi Jayapuan dalam sebuah rapat yang berlangsung di Sentani Kabupaten Jayapura, Senin (23/3) siang.
Lanjut Elius Wenda, permintaan penutupan ini di maksud dalam rangka mencega masuknya Virus Covid-19 (Corona) melalui jalur penerbangan di Kabupaten Jayawijaya.
“Hari ini kami baru saja melakukan pertemuan dengan Kepala Bandara dan kami menyerahkan surat pernyataan sikap kami yang nantinya akan dilanjutkan kepada pihak Pemerintah Daerah, dimana kami minta pemberhentian akses jalur bandara,” tutur Elius Wenda.

Selain itu juga kata Elius Wenda, mereka juga meminta kepada pihak Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya untuk segerah mencari alat pengukur suhu badan. Agar setiap orang baru yang datang ke Wamena melalui jalur darat maupun udara bisa di periksa dengan baik, supaya penyakit corona ini tidak midah tertular.
Dikatakan Elius Wenda, jika ada terdapat Apotik di Wamena yang menjual masker dan sarung tangan dengan harga yang tinggi, lebih baik cabut surat ijin usahanya. Karena hal itu hanya membuat masyarakat setempat bisa menjadi korban daripada virus corona.
“Kami minta kepada pemda untuk melihat persoalan ini, supaya masyarakat tidak mengeluarkan banyak biaya untuk membelinya, melainkan harus menerima secara geratis dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya.
Lanjut Elius Wenda, apa bila peryataan sikap ini tidak di tindak lanjut maka pihaknya akan melakukan mobilisasi masa untuk memalang jalur penerbangan di Bandara Sentani. Karena apa yang kami lakukan ini demi keselamatan orang yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu, Kapala Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya, Andoko mengatakan, dirinya hanya merupakan kepanjangan tangan dari Pemda Jayawijaya, oleh karena itu dirinya berharap penentu kebijakan dalam hal ini Bapa Bupati bisa menjawabnya dalam waktu singkat.
“Kami sebagai kepanjangan tangan harap pesoalan ini suda bisah memberikan jawaban dalam waktu dekat. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, tetapi juga saya pikir apa yang mereka sampaikan merupakan hal yang baik juga demi kepentingan bersama,” kata Andoko.
(Tinus/Jack)




Apa komentar anda ?