Jayapura, Nokenlive.com – Untuk mencagah dan penangan penyebaran virus Corona di Papua, Gubernur Papua Lukas Enembe mengelar rapat kordinasi Forkompinda Provinsi Papua yang bertempat di Ruang Rapat Gedung Negara Provinsi Papua, Jumat (20/03).
Hadir Rakor tersebut diantaranya, Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cendrawasih, Ketua DPRP Papua, Ketua MRP Papua, Kabinda Papua, Kajati Papua, Kepala Kantor Perwakilan BI di Provinsi Papua, Kepala BNPB Provinsi Papua, Rektor Universitas Cenderawasih.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah cepat penanganan Virus Corna sesuai keputusan Presiden.
“Untuk itu, kami ingin dengat penjelasan Kadis Kesehatan sejauh penanganan dan penyebaran virus ini di Papua dan tingkat membahayakannya sehingga saya meminta masukan serta saran serta informasi dari semua pihak yang hadir pada rapat ini,” tutur Lukas Enembe.
Sementara itu Kadis Kesehatan Provinsi Papua Robby Kayame menyampaikan, pada (20/03) data masuk di Posko Covid-19 Provinsi Papua adalah 7 orang PDP, 333 orang ODP jumlah pemeriksaan laboratorium di Litbangkes Jakarta sebanyak 5 orang.
Dari 45 Rumah Sakit yang ada di Papua, rumah sakit rujukan yang ditetapkan Kemenkes sebanyak 3 rumah sakit tetapi berdasarkan hasil diskusi kami dan mengingat faktor resiko kita tambah 10 rumah sakit jadi total 13 rumah sakit, tutur Kadis Kesehatan.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab, dalam kesempatannya menyampaikan TNI/Polri siap mendukung pemerintah daerah dalam pengamanan Pilkada, PON dan Penanganan Covid-19. Kami telah menyiapkan Rumkitlap dan 5 ruang isolasi namun kami hanya memiliki 1 alat ventilator.
“ Jika sudah ada yang terindikasi di daerah pegunungan agar dinas kesehatan langsung membawa dan ditangani di Kota Jayapura,” Pinta Pangdam.
Hal senada juga di ungkapkan Kapolda Papua Paulus Water Pauw yang menyampaikan bhawa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi, namun perlu dibahas kembali terkait mekanisme penanganan terhadap penumpang di Pelabuhan, Bandara dan Perbatasan.
“Kami telah melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa tempat dan telah menyiapkan 10 ruang isolasi di RS Bhayangkara namun kami juga hanya memiliki 1 alat ventilator,” Papar Kapolda Papua.
Hal lain juga di ungkapkan Wadan Lantamal dalam kesempatannya menyampaikan Kapal penumpang diharapkan tidak masuk di pelabuhan dulu karena ada penumpang yang berasal dari daerah-daerah yang memiliki penyakit corona, namun kita yang datang ke Kapal untuk lakukan pemeriksaan dan kami telah memiliki Satgas penanganan Covid.
(Andika/Jack)





Apa komentar anda ?