ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Mei 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Politisi: Masalah Nduga Tak Bisa Diselesaikan Dengan Cara Militer

Politisi: Masalah Nduga Tak Bisa Diselesaikan Dengan Cara Militer

Oleh : Noken Live
5 Maret 2020
Di Politik dan Pemerintahan
0
Politisi: Masalah Nduga Tak Bisa Diselesaikan Dengan Cara Militer

Namantus Gwijangge

Jayapura, Nokenlive.com – Anggota DPR Papua Namantus Gwijangge, menilai intervensi Pemerintah Pusat melalui pendekatan militer tidak bisa menyelesaikan masalah di Kabuparen Nduga.

Menurut Namantus, Pemerintah Provinsi dan Pusat harus memberikan kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten Nduga untuk menyelesaikan sendiri permasalahan yang terjadi dengan cara dan budaya lokal yang ada.

“Ya, Pemerintah pusat tolong kasih mereka Pemkab Nduga,   kesempatan untuk menyelesaikan konflik di Kabupaten Nduga dengan gaya dan cara mereka mendekati dengan kesempatan yang ada mereka mampu ka tidak kita lihat dulu 2 – 3 bulan kedepan,” kata Namantus kepada wartawan di gedung DPRP, Kota Jayapura, Rabu (4/3/2020).

Dikatakan, selama ini setiap permasalahan yang terjadi di Nduga, Pemerintah Pusat langsung intervensi melalui pendekatan militer.

“Jadi, setiap permasalahan di Kabupaten Nduga langsung Pemerintah Pusat dan Provinsi Papua turun tangan melalui pendekatan militer.Kita coba berikan kewenangan dengan kearifan lokal yang ada. Selama ini Pemerintah Provinsi maupun Pusat anggap Pemkab Nduga tidak bisa,” katanya.

“Kalau mereka mampu selesaikan, kita memberikan kewenangan terus tapi kalau tidak mampu baru Pemerintah Pusat turun tangan,” sambung Namantus

Menurutnya, akar persoalan di Kabupaten Nduga ini besar tapi hari ini tugas pemerintah itu melindungi rakyat. “Kita bicara dari sisi kemanusiaan, jadi kita mau tidak boleh manusia di Nduga yang korban baik itu masyarakat non Papua, OAP maupun TPN OPM dan TNI – Polri,” ujarnya.

Politisi muda Papua ini mengatakan DPRP sudah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan untuk beberapa daerah yang terjadi konflik.

“Kita baru kemarin bentuk pansus kemanusiaan dengan harapan kita turun ke Nduga, kita lihat masalahnya kemudian kita pilah jika ada masalah yang pemerintah daerah tidak biss tangani itu kita kembalikan ke pemerintah pusat,” jelasnya.

“Sebaliknya kita lihat kalau ada masalah yang bisa diselesaikan oleh Pemerintah daerah apa salahnya kita berikan kesempatan bagi mereka untuk kembalikan warga Kabupaten Nduga yang sudah mengungsi kemana – mana dengan cara dan gaya mereka sendiri,” katanya.

Dirinya menjelaskan Pansus yang sudah dibentuk ini akan mendorong terus nilai kemanusiaan dengan mendata semua yang korban dari kejadian perang di Nduga ini.

“Nilai kemanusiaan itu penting, karena akibat dari perang Nduga ini sudah makan banyak korban,  karena manusia bukan hanya TPN OPM, TNI – Polri dan masyarakat tapi semua yang terlibat dalam masalah Nduga,” katanya.

Seagai wakil rakyat, Namantus  berharap tim pansus yang turun ke Nduga harus mendata sesuai keadaan riil di lapangan. “Kita lihat masalah Nduga sudah terlalu banyak korban sehingga harus ada penanganan yang serius dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Papua tidak hanya dengan pendekatan militer,” harapnya.

Kalau bisa, kata Namantus,  Pemerintah Kabupaten dan DPRD Nduga  juga membentuk pansus kemanusiaan supaya data dari lapangan harus sinkron.

“Kita bentuk pansus ini supaya ada kerjasama Pemkab dan DPRD Nduga agar bisa menyelesaikan masalah nduga ini dengan cara budaya dan kearifan lokal di Nduga, jangan dengan cara pendekatan militer terus karena nilai kemanusiaan itu yang kita kedepankan,” pungkasnya.

(Man)

Tags: DPR PapuaKabuparen NdugaPemerintah Provinsi PapuaPemerintah Pusat
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Stok Masker di Kota Jayapura Kosong

Berita Selanjutnya

HUT ke – 110 Paguyuban Nusantara Pawai Budaya Port Numbay

Berita Terkait

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja
Budaya dan Pariwisata

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja

Hari Kedua ASA, SMPN 2 Jayapura Catat Partisipasi Tinggi
Papua Terkini

Hari Kedua ASA, SMPN 2 Jayapura Catat Partisipasi Tinggi

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan
Papua Pegunungan

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045
Nasional

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua