ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Juni 9, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pasar Perbatasan RI-PNG di Minta Tambah Sehari

Pasar Perbatasan RI-PNG di Minta Tambah Sehari

Oleh : Noken Live
8 November 2018
Di Kabar Port Numbay
0
Perbatasan RI - PNG Skouw - Wutung / by Rya

Perbatasan RI - PNG Skouw - Wutung / by Rya

Jayapura, Nokenlive.com –  Masyarakat dan Pemerintah Papua Nugini (PNG) meminta hari operasional Pasar Skouw yang terletak di perbatasan RI-PNG ditambah dari dua hari menjadi tiga hari dalam seminggu.

Konsul RI untuk Vanimo, Abraham Lebelauw di Jayapura, Kamis, mengatakan saat ini pasar di perbatasan hanya buka dua kali dalam seminggu yakni setiap Selasa dan Kamis.

Dengan tingginya minat masyarakat PNG berbelanja di Pasar Skouw yang berada di perbatasan RI-PNG maka diminta ditambah sehari yakni pada hari Sabtu.

“Permintaan itu belum bisa dipenuhi terkait beberapa permasalahan yang menjadi kendala mengingat hari Sabtu para pegawai libur sehingga bila diputuskan dibuka harus ada pembahasan lebih lanjut,” kata Abe, panggilan akrab Abraham.

Dia mengatakan tingginya minat warga PNG berbelanja di pasar itu karena harga yang ditawarkan lebih murah dan jenis barangnya bervariasi.

“Mudah-mudahan ke depan hari operasional pasar dapat ditambah menjadi tiga kali seminggu, harap Lebelauw.

Sementara itu Kepala Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov Papua Suzana Wanggai secara terpisah mengakui memang sudah ada permintaan penambahan hari operasional pasar namun belum dapat diputuskan karena menyangkut pegawai yang bertugas.

“Selain itu prasarana belum siap secara keseluruhan sehingga pelaksanaan operasional tetap dua kali seminggu yakni setiap hari Selasa dan Kamis,” kata Suzana Wanggai.

(NL3)

Tags: kota jayapuraPerbatasan RI-PNGSkouw-Wutung
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Peduli Pendidikan, Polisi Pi Ajar di Sekolah SMPN 12 Mimika

Berita Selanjutnya

Kepala SMPN 12 Mimika : Binmas Noken Polri Meningkatkan Kualitas SDM generasi Muda Papua

Berita Terkait

BPKAD: Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pembayaran Gaji Ke-13 Tahun 2026
Kabar Port Numbay

BPKAD: Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp25 Miliar untuk Pembayaran Gaji Ke-13 Tahun 2026

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura
Kabar Port Numbay

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura

SMP Negeri 1 Jayapura Luluskan 366 Siswa, Torehkan Kelulusan 100 Persen
Kabar Port Numbay

SMP Negeri 1 Jayapura Luluskan 366 Siswa, Torehkan Kelulusan 100 Persen

Biak, Nabire, dan Serui Jadi Rute Favorit, PT Pelni Jayapura Siagakan Armada Jelang Liburan Sekolah
Kabar Port Numbay

Biak, Nabire, dan Serui Jadi Rute Favorit, PT Pelni Jayapura Siagakan Armada Jelang Liburan Sekolah

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua