Ambon, Nokenlive.com – Pesta paduan suara grejani (Pesparani) Katolik yang pertama tingkat nasional, yang berlangsung di kota Ambon dan telah di tutup secara resmi oleh menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Kamis (1/11/2018) lalu.
Kontingen Provinsi Papua yang mengikuti 12 mata lomba, dan berada di peringkat ke 5 dari 34 provinsi di Indonesia dan sebagai juara umum adalah kontingen Kalimantan Barat, dan menurut ketua lp3kd papua Drs. Fransiskus Xaverius Mote, di saat berlangsungnya acara perpisahan kontingen papua dengan pihak panitia lokal Ambon yang berlangsung di hotel manise, kota Ambon, (2/11)
Yang menurutnya pesparani ini adalah yang baru pertama kali berlangsung dan kontingen papua pun baru pertama kali ikut dalam Pesta paduan Suara ini dan kami tidak ada target, namun kebersamaan umat katolik tingkat nasional dan umat beragama lainnya adalah hal yang sangat baik dan terjadi di kota Ambon, ungkap FX Mote.
Namun menurut FX Mote, Kontingen Provinsi Papua, yang mengikuti ajang pesta paduan suara ini merasa bangga karna kita sebagai umut katolik sudah bisa mengadakan pesparani ini hal ini juga merupakan bagian untuk kedamaian di indonesia kedepan, kami pun atas nama masyarakat katolik di Papua mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan pihak Kementerian Agama RI atas Peratian dan sumbangsinya untuk bisa melaksanakan Pesparani Nasional Pertama di Provinsi Seribu Pulau ini, dan juga kepada pihak Pemda Maluku lebih khusus kepada masyarakat di kota Ambon yang mau menerima kami dari provinsi Papua terima kasih atas partisipasinya, tegas Ketua Lp3kd Provinsi Papua.
Sementara itu menurut hasil Musyawarah Nasional Pesparani yang berlangsung di Islamic Center dan telah diajukan 2 Provinsi yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparani kedua tahun 2020 yaitu Provinsi NTT dan Provinsi DKI Jakarta, menurut ketua lp3kd papua, kami papua lebih khusus untuk memilih provinsi NTT sebagai tempat pelaksanaan acara pesparani nasional ke 2 nanti namun ini akan di putuskan oleh sejumlah uskup yang akan melakukan pertemuan dan akan di putuskan nanti, tuturnya.
(NK)








Apa komentar anda ?