Jayapura, Nokenlive.com – Sang Raja yang pernah mengukirkan sejarah bersama timnas Prancis, Thierry Henry harus memilih takdirnya sendiri kala harus bertarung menghadapi negeri asalnya di babak semifinal Piala Dunia Rusia 2018.
Jabatan asisten pelatih timnas Belgia yang diembannya, kini menjadi ironi yang tak lagi bisa ditawar, sebuah pertaruhan nasionalisme dan profesionalisme.
Henry, salah satu pemain hebat dalam sejarah timnas Prancis, akan dihadapkan pada situasi sulit. Dia dan Robertino Martinez tengah menyusun strategi untuk mengkhianati negerinya sendiri.
Setelah menghabiskan sebagian besar karirnya di klub Liga Inggris Arsenal dan meletakkan akarnya di Inggris, Henry yang berusia 40 tahun dibawa serta oleh Martinez untuk mementori lini serang Belgia yang sedikit mengadopsi gaya permainan sepakbola Inggris, dan juga pengalaman juaranya yang diperlukan Belgia untuk menulari Eden Hazard dan kolega.
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet mengatakan, saat ini Henry telah membuat Belgia menjadi tim yang kuat saat menyerang. Dia membandingkan langkah awal Henry mengikuti jejak Zinedine Zidane di Real Madrid, sebelum dia mengambil posisi teratas dan kemudian memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turut.
“Sentuhan Henry terlihat pada kuatnya Romelu Lukaku dan lini serang Belgia yang liar dan gesit saat menyerang pertahanan lawan,” ungkap Le Graet, sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Sementara bagi Jean-Marie Pfaff, mantan penjaga gawang timnas Belgia ketika mereka terakhir mencapai semi final Piala Dunia 1986, mengatakan bahwa Henry lah yang akan menjadi lawan utama Prancis di semifinal.
“Dia memainkan peran yang sangat penting bagi Martinez, yang secara teratur meminta saran kepadanya dan dia mendengarkannya. Saya pikir Thierry Henry dapat dikreditkan dengan beberapa taktik taktis,” ujar Pfaff.
Diluar itu semua, mantan rekan setim Henry saat menjadi pahlawan Prancis di Piala Dunia 1998, Didier Deschamps yang kini menjabat sebagai pelatih tim berjuluk Les Blues itu sedikit merasa konyol harus saling bentrok dengan bendera yang berbeda.
“Ini aneh karena dia orang Prancis dan akan berada di bangku oposisi. Bagi dia ini juga akan terasa aneh. Tapi dia adalah seseorang yang sangat saya hargai, saya bahagia untuknya,” ungkap Deschamps, dipetik dari Telefoot.
Selain pernah mengantarkan Prancis juara dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Henry telah mencatatkan 51 golnya dalam 123 penampilan internasional bersama timnas Prancis dan di empat edisi Piala Dunia. Henry juga tercatat sebagai salah satu bagian skuat Prancis saat menjadi runner-up Piala Dunia 2006.
Namun, Sang Raja Prancis kini berada di bangku seberang, dimana selama dua tahun terakhir dia telah melayani Roberto Martinez di timnas Belgia.
“Thierry Henry sangat penting bagi kami. Dia menceritakan kisah-kisah dari hari-harinya bermain dan mereka menginspirasi kita. Jika dia mengatakan sesuatu, itu selalu berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kehadirannya, pengalaman Piala Dunia-nya, itu semua adalah pengaruh yang sangat positif,” ujar bek timnas Belgia, Toby Alderweireld.
“Dia ingin kita terus tampil di atas. Dia selalu berusaha membantu kami untuk memenangkan pertandingan,” tambah Kevin De Bruyne.
Martinez pun tak ketinggalan untuk mengomentari dilema yang harus di alami oleh Henry pada laga kontra Prancis di semifinal. Mantan arsitek Wigan Athletic dan Everton ini mengungkapkan bahwa Henry merupakan sosok yang telah memberikan dampak positif bagi The Red Devils.
“Saya telah memprediksi sejak tahun lalu, setelah Belgia menjadi tim pertama yang lolos dari kualifikasi zona Eropa, bahwa Henry akan memiliki dampak positif pada pemain Belgia di turnamen. Dia telah memberikan kita sebuah elemen penting dari sebuah pengalaman,” kata Martinez.
Kini, Sang Raja sedang memilih dan akan menentukan nasibnya sendiri, di saat nasionalismenya harus dipertaruhkan oleh sebuah tugas kehormatan untuk membawa Belgia mengukir sejarah pertama kalinya di Piala Dunia. Sebuah dilema yang teramat sulit, antara memilih mencatatkan sejarah bersama Belgia ataukah harus memaksa negerinya sendiri menelan pil pahit. [Djaps]





Apa komentar anda ?