JAYAPURA, Nokenlive.com – Seorang pria berinisial HR (58) ditemukan meninggal dunia di Jalan Baru Pantai Hamadi, tepatnya di samping Toko/Ruko 57, kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (21/10/2026) siang. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui keadaan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Zakaruddin, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 13.15 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Polsek Jayapura Selatan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Korban diketahui merupakan warga Polimak I, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dengan kedua kaki terlipat.
“Begitu menerima laporan masyarakat, personel kami langsung mendatangi TKP, mengamankan status quo TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan fungsi terkait guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Zakaruddin.
Berdasarkan keterangan awal saksi, korban diketahui masih sempat bertemu dan berbincang dengan salah seorang saksi sekitar pukul 10.00 WIT. Setelah itu, korban diketahui berada dalam posisi terbaring.
Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada warga di sekitar pangkalan ojek. Dua orang saksi selanjutnya mengecek kondisi korban dan mendapati korban telah meninggal dunia. Salah satu saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Polsek Jayapura Selatan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi dan berkoordinasi dengan petugas identifikasi serta Rumah Sakit Bhayangkara TK. II. Petugas identifikasi bersama piket SKPT Polresta Jayapura Kota turut mendatangi TKP untuk mendukung proses penanganan.
Sekitar pukul 14.10 WIT, jenazah korban dievakuasi oleh petugas Rumah Sakit Bhayangkara TK. II ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, saksi pelapor dimintai keterangan di Polsek Jayapura Selatan.
Kapolsek menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan melalui pemeriksaan saksi-saksi dan koordinasi dengan keluarga korban serta instansi terkait.
“Kami masih melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi dan koordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya korban dan memberikan kesempatan kepada petugas untuk melakukan proses penanganan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi awal dari masyarakat sekitar, korban disebut memiliki riwayat penyakit. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian.
Polisi masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan keluarga korban terkait pemeriksaan medis serta langkah-langkah lanjutan yang diperlukan untuk memperoleh kejelasan mengenai peristiwa tersebut.
(Melviandres Pamanggori)





Apa komentar anda ?