JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, berangsur-angsur mulai kondusif pasca terjadinya konflik antarkelompok masyarakat beberapa waktu lalu.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, aparat gabungan dari Polres Jayawijaya dan Sat Brimob Polda Papua masih disiagakan di tujuh titik strategis di wilayah Kota Wamena. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan kondisi Wamena terus menunjukkan perkembangan positif dan aktivitas masyarakat perlahan mulai kembali normal.
“Situasi di Wamena saat ini berangsur-angsur kondusif. Masyarakat sudah mulai kembali melaksanakan aktivitas seperti biasa, baik kegiatan peribadatan, perkantoran maupun aktivitas pendidikan,” ujar Kabid Humas saat ditemui di Mapolda Papua Koya Koso, Senin (18/05/2026).

Menurutnya, pemulihan situasi dilakukan melalui koordinasi intensif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan kunjungan dan dialog bersama masyarakat Lanny Jaya di Gereja Gonambur, Distrik Sinakma, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, S.E., M.BA., Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Danrem 172/PWY Brigjen TNI Roby Suryadi, LO Polda Papua Pegunungan Kombes Pol Andi Yoseph Enoch, S.I.K., Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I.K., Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans D. Tamaela, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Papua Pegunungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengajak seluruh masyarakat menahan diri dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat Lanny Jaya yang berada di Wamena agar kembali ke daerah asalnya guna mencegah meluasnya konflik sosial.
Sementara itu, perwakilan masyarakat berharap penyelesaian konflik dapat dilakukan melalui mekanisme adat sebagai langkah utama menciptakan perdamaian antara kedua belah pihak. Masyarakat juga meminta adanya jaminan keamanan dari aparat selama proses perjalanan kembali ke Lanny Jaya.
Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol Cahyo menegaskan aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan dan pengawalan demi memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
“Langkah persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan bersama pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh unsur terkait agar situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta memastikan seluruh aktivitas berjalan aman,” ungkapnya.

Selain melakukan pengamanan di sejumlah titik, aparat gabungan juga terus melaksanakan patroli dan penjagaan terbatas di lokasi-lokasi tertentu sebagai bentuk kesiapsiagaan.
Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Wamena secara umum terpantau aman dan terkendali.
Polda Papua juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai di Papua Pegunungan.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?