JAYAPURA, Nokenlive.com – Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan di Jalan Irian hingga Jalan Trikora, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, pada Sabtu pagi (4/4/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan belasan rumah toko (ruko) yang sebagian besar digunakan sebagai tempat usaha masyarakat.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 06.40 WIT setelah SPKT Polres Jayawijaya menerima laporan dari Bripda Umri Sihombing yang saat itu tengah melakukan pengamanan objek vital di Bank Mandiri yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Ia melaporkan adanya kebakaran di salah satu ruko di Jalan Irian.
Mendapat laporan tersebut, personel piket Regu Siaga II Polres Jayawijaya langsung bergerak menuju lokasi kejadian dipimpin Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I.K., guna melakukan penanganan awal sekaligus membantu proses pemadaman.
Sekitar pukul 06.45 WIT, tujuh unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Armada yang dikerahkan terdiri dari dua unit milik Pemerintah Daerah, dua unit milik Pikeyro, dua unit milik GBH, serta satu unit dari Bandara Wamena. Namun, api dengan cepat merambat dari Jalan Irian ke kawasan Jalan Trikora sekitar pukul 06.50 WIT akibat posisi bangunan ruko yang berdempetan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api terlihat pertama kali sekitar pukul 07.05 WIT dari salah satu ruko di Jalan Irian. Tak lama kemudian terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan lokasi.

Keterangan Foto : Upaya Pemadaman Dilakukan Secara Intensif Oleh Gabungan Personel Polres Jayawijaya, Brimob, Petugas Pemadam Kebakaran, Dan Masyarakat Sekitar.
“Begitu kami menerima informasi, anggota langsung bergerak ke lokasi bersama petugas damkar dan masyarakat. Fokus utama kami adalah membantu proses pemadaman dan memastikan situasi tetap aman serta tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh gabungan personel Polres Jayawijaya, Brimob, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.10 WIT.
Dari kejadian tersebut, tercatat sebanyak 15 unit ruko terdampak kebakaran, dengan rincian 9 unit ruko berada di Jalan Irian dan 6 unit ruko di Jalan Trikora. Ruko-ruko tersebut digunakan untuk berbagai jenis usaha, mulai dari kios sembako, counter handphone, warung makan, pangkas rambut, toko pecah belah hingga usaha rumah tangga.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil yang dialami para pemilik ruko cukup besar. Kapolres menyebut nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp7 miliar.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar tujuh miliar rupiah karena banyak barang dagangan dan bangunan yang ikut terbakar,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada ledakan tabung gas, namun hal tersebut masih dalam proses pendalaman.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, terutama terkait instalasi listrik dan penggunaan tabung gas di tempat usaha maupun tempat tinggal.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keamanan, khususnya terkait instalasi listrik maupun penggunaan kompor dan tabung gas agar kejadian serupa dapat dihindari,” tutupnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?