JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Pemerintah Provinsi Papua memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, usai melakukan kunjungan ke Depot PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Wali Kota Jayapura Abisai Rollo serta sejumlah instansi terkait, Selasa (17/3/2026).
Usai pertemuan dengan pihak Pertamina, Gubernur Papua menegaskan bahwa stok BBM yang tersedia di depo Pertamina Jayapura maupun di sejumlah depo lainnya dalam kondisi aman.

Keterangan Foto: Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau ketersediaan stok energi di Jayapura, Selasa (17/3). Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM, gas, dan minyak tanah dalam posisi stabil.
“Setelah bertemu pihak Pertamina hari ini, khusus untuk BBM yang ada di depot PT Pertamina Jayapura sangat aman dan tersedia, begitu pula di depot PT Pertamina yang ada di Biak dan Serui,” kata Fakhiri kepada awak media.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari pihak Pertamina, stok bahan bakar minyak di wilayah Papua dipastikan mencukupi hingga 18 hari ke depan, bahkan diperkirakan tetap aman sampai setelah perayaan Lebaran 1447 H.
“Stok bahan bakar minyak tersebut akan bertahan selama 18 hari ke depan bahkan sampai Hari Raya Lebaran 1447 H/2026 M di wilayah Provinsi Papua,” ungkapnya.
Menurutnya, ketersediaan energi tersebut tidak hanya mencakup BBM jenis tertentu, tetapi juga termasuk gas dan minyak tanah yang menjadi kebutuhan penting masyarakat.
“Stok bahan bakar minyak untuk semua jenis aman, termasuk gas dan minyak tanah hingga 18 hari ke depan sampai selesai Hari Raya Lebaran, sehingga jangan masyarakat khawatir,” tegasnya.
Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga kelancaran distribusi energi di Papua, khususnya PT Pertamina yang terus memastikan ketersediaan pasokan menjelang hari besar keagamaan.

Keterangan Foto: Suasana aktivitas pendistribusian di Depot PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku. Stok BBM untuk wilayah Papua dipastikan aman hingga 18 hari ke depan guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H.
Ia mengatakan, kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak Pertamina menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pemerintah Provinsi Papua juga berencana membentuk tim pengawasan guna memantau distribusi BBM di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan bahan bakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, terutama di stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU).
“Dalam waktu dekat kita juga akan membentuk tim pengawasan untuk memantau dan mengawasi proses distribusi bahan bakar minyak di Papua agar tidak terjadi penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, khususnya di SPBU,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur kembali menegaskan bahwa seluruh jenis bahan bakar minyak, termasuk gas dan minyak tanah, saat ini tersedia dengan baik di depot Jayapura maupun di depot lain seperti Biak dan Serui.
Selain itu, pasokan energi juga akan kembali bertambah dalam beberapa hari ke depan.
“Rencana enam hari ke depan akan ada kapal yang masuk membawa tambahan pasokan bahan bakar minyak untuk Jayapura dan sekitarnya,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua memastikan kebutuhan energi masyarakat selama periode Ramadan hingga perayaan Idulfitri tetap terpenuhi dengan baik.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?