JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Mandala Trikora Jayapura, melaksanakan kegiatan bimbingan teknis pendekatan pembelajaran mendalam yang berlangsung pada Selasa (2/12/2025) di Kota Jayapura.
Kegiatan bimbingan teknis dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, ditandai dengan penabuhan tifa.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena menyebutkan, pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning ini sangat sederhana sekali kalau dilakukan bapak dan ibu/guru disekolahnya.
“Pelatihan ini begitu penting dan kiranya menjadi solusi bagi bapak dan ibu guru di sekolah SMAS Mandala Trikora khususnya dalam proses belajar mengajar dikelas bersama peserta didiknya,” ungkapnya.
Menurut Rocky, pembelajaran mendalam mengharuskan siswa dapat berkolaborasi dan komunikasi secara langsung ada interaksi dengan guru untuk proses belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan disekolahnya.
“Saya berharap interaksi bukan hanya sekolah dengan siswa juga gurunya melainkan dengan lingkungan sekitar, karna belajar bukan saja di ruang kelas tertutup melainkan harus keluar berinteraksi dengan mereka diluar sana yakni disekitar sekolah dan sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Mandala Trikora Jayapura Ferdinand J.D. Assa menjelaskan bahwa bimbingan teknis pembelajaran mendalam yang dilakukan oleh sekolahnya akan berlangsung selama empat hari terhitung dari tanggal 2-5 Desember 2025.
Sambung Kepsek SMAS Mandala Trikora Jayapura ini, peserta bimbingan teknis berasal dari lima sekolah imbas termasuk dari sekolah SMA Mandala Trikora sendiri.
Adapun sekolah mitra yaitu SMA Gabungan Jayapura, SMA Advent El-shaday Argapura, SMA 45 Jayapura, serta SMA Hikmah Yapis Jayapura. Dengan jumlah peserta bimtek sebanyak 50 orang terdiri dari 25 orang dari sekolah SMA Mandala Trikora dan sisanya perwakilan sekolah mitra.
Selanjutnya, yang menjadi narasumber dalam kegiatan bimtek ini adalah Ninik Kristiani, selaku Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, Jawa Timur. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?