JAYAPURA, NOKENLIVE.com– Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua, Yedivia Rum menyebutkan melalui program Jaksa Masuk Sekolah yang dilaksanakan bagian seksi penerangan hukum Kejaksaan Tinggi Papua, merupakan salah satu program Kejaksaan Agung dalam rangka menuju revolusi karakter bangsa sesuai nawacita dibidang pendidikan.
Lanjut Asisten Intelijen Kejati Papua, khusus untuk di Wilayah kerja Kejati Papua telah dilaksanakan oleh seksi penerangan hukum kejaksaan tinggi papua di 8 sekolah jenjang SMA/K yang ada di wilayah Jayapura dan sekitarnya,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (21/10/2025).
Sambungnya, bukan hanya di wilayah kejaksaan tinggi papua tetapi di jajaran kejaksaan negeri juga yang langsung melalui bagian intel kejaksaan negeri masing-masing.
Terkait materi dari program Jaksa Masuk Sekolah ini, Kata Rum berfokus pada masalah Narkoba, Bully, KDRT, serta Korupsi dan sebagainya. Lalu disesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan kalau terkait anak sekolah lebih kepada masalah Narkoba, Bully dan sebagainya.
Ditambahkannya, ada pun sekolah yang telah disasar melalui program Jaksa Masuk Sekolah yakni : SMA Fransiskus Asisi, SMA Yapis, SMA 2 Jayapura, SMK Pariwisata, SMA YPPK, SMA 5 Jayapura dan SMK 7 Jayapura serta SMA Muhamadiyah Jayapura.
“Harapannya anak-anak kenali hukum, dan jauhi hukuman sejak dini,” tutupnya.
Untuk diketahui bahwa program ini, didasari pada UU No 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan dan UU No 17 Tahun 2011 tentang intelejen negara. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?