JAYAPURA, NOKENLIVE.com– Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo beserta rombongan melaksanakan kegiatan turun kampung. Dan kali ini ke Kampung Mosso, Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang terletak di Perbatasan Negara Tetangga PNG.
Kunjungan Walikota Jayapura ke Kampung Mosso, berlangsung pada Rabu (24/9/2025).
Selaku Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan, ini merupakan program turun kampung Walikota Jayapura, setelah berkunjungan dengan agenda yang sama di 10 kampung adat yang ada di Jayapura pada bulan Juni-Juli lalu.
Menurut Abisai, kegiatan turun kampung ini dalam rangka mendekatkan pelayanan pemerintah daerah kota kepada seluruh warganya, termasuk yang ada di Kampung Mosso, Perbatasan NKRI dan PNG.
“Harapannya kepala Kampung dan aparatnya, dapat memanfaatkan dana desa atau dana kampung yang ada sebagaimana mestinya, untuk memajukan kehidupan dan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat yang ada di Kampung Mosso,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Mosso, Billiam Woga Foa mengatakan, sangat bersyukur sekali, kampungnya di kunjungi oleh orang nomor satu di Kota Jayapura. Ini adalah hal yang luar biasa bagi mereka di Kampung Mosso.
“ Wali Kota Jayapura adalah sosok yang luar biasa dan sosok pemimpin yang baik, itu terbukti bisa datang berkunjung di Kampung Mosso di Perbatasan,“ ungkapnya.
Hal yang lain Kata KPK Mosso, masalah yang dihadapi terdiri dari masalah internal dan eksternal terutama mengenai pergaulan pemuda pemudi di Kampung dengan pengaruh minuman keras serta narkoba khususnya ganja dari negara tetangga PNG.
billiam menambahkan, yang menjadi prioritas di Kampungnya yaitu bidang pendidikan yang di biayai oleh dana desa. Dan saat ini melalui dana desa sudah bisa sekolahkan dua anak asli dari Mosso ke luar Papua.
Kemudian juga program pembangunan rumah layak huni bagi warga masyarakatnya, serta rencana pengembangan pariwisata air panas dengan berkordinasi dan kolaborasi pada dinas terkait yakni Dinas Pariwisata Kota Jayapura.
Untuk diketahui bahwa pada 2025, Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura mengelola dana desa atau kampung senilai 7 Miliar rupiah.
“Jumlah penduduk di Kampung Mosso 235 jiwa dan terdiri dari 600 Kepala Keluarga (KK). Lalu ada 12 suku yang mendiami Kampung Mosso,” jelasnya. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?