Jayapura, Nokenlive.Com – Panitia Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Kota Jayapura LKPJ Walikota Jayapura Tahun 2024, melaksanakan rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kota Jayapura berlangsung di Aula DPRK Kota Jayapura pada senin, (5/5/25).
Ketua Panja Dewan sekaligus anggota komisi B DPRK Kota Jayapura Andris Rofael S.T menyebutkan rapat kerja panja dewan meliput beberapa hal yaitu realisasi fisik Tahun 2024, capaian program dan kegiatan tiap opd di Tahun 2024, ouput yang di rasakan dari tiap kegiatan, juga kendala dan masalah yang di hadapi tiap opd di lapangan, hal ini tentu menjadi catatan dalam sidang LKPJ Tahun 2024.
Lanjut Ketua Panja Dewan, untuk hari pertama ada sebanyak enam OPD Pemkot Jayapura yang di undang dalam rapat kerja dewan yakni Dinkes Kota, Disdik Kota, DLHK Kota, Bapenda Kota, Kesbangpol, dan Dinsos Kota Jayapura.
Sementara itu, Parez Lood Wenda Anggota Komisi C DPRK mengingatkan buat dinas pendidikan kota jayapura, dalam rapat panja dewan supaya program dan kegiatan terkait sastra dan kebudayaan di port numbay perlu di tingkatkan lagi dalam rangka pelestarian bahasa dan budaya di port numbay agar tidak punah di masa mendatang.
Selain itu, Parez Wenda Anggota Komisi C DPRK Dapil Muara Tami ini, perlu sekali dinas pendidikan memikirkan penyediaan sekolah kejuruan dengan di Kota Jayapura dengan melihat potensi didaerah ini, “ Ungkapnya dalam rapat panja bersama disdik kota jayapura.
Abdul Majid Kadis Pendidikan Kota Jayapura, dalam rapat kerja tersebut merespon pertanyaan dewan menjelaskan, terkait sastra dan kebudayaan sudah dilaksanakan dan bekerjasama dengan balai bahasa provinsi papua dalam menyiapkan kamus bahasa di port numbay. Dan telah dikeluarkan kamus bahasa tobati dan rencana di Tahun 2025 akan terbit lagi kamus bahasa Skouw, “ Ujarnya.
Dan dinas pendidikan juga bekerjasama dengan para penutur bahasa dari kampung di port numbay yang nantinya sebagai pendamping sekaligus tenaga pengajar sastra bagi dunia pendidikan yakni tingkat SD dan SMP di Kota Jayapura khususnya pada pelajaran sastra dan kebudayaan di port numbay.
Reporter : Melviandres Pamanggori





Apa komentar anda ?