ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juni 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Hardiknas, Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan Demo Tolak Program Makanan Gratis di Kantor Gubernur

Hardiknas, Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan Demo Tolak Program Makanan Gratis di Kantor Gubernur

Aksi damai di Hari Pendidikan Nasional, generasi muda Papua Pegunungan tuntut solusi nyata untuk masa depan pendidikan

Oleh : Nokenlive
3 Mei 2025
Di Papua Pegunungan, Pendidikan
0
Hardiknas, Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan Demo Tolak Program Makanan Gratis di Kantor Gubernur

Wamena, Nokenlive –  Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, diwarnai aksi unjuk rasa dari ratusan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pelajar dan Mahasiswa Papua Pegunungan. Mereka memadati halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan untuk menyuarakan penolakan terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.

Dalam orasinya, para pendemo menyatakan bahwa program MBG tidak menjawab kebutuhan riil pendidikan di Papua Pegunungan. Mereka mendesak pemerintah agar lebih fokus pada pendidikan gratis, peningkatan fasilitas sekolah, dan penyediaan tenaga pendidik yang memadai.

Aksi ini mendapat respons langsung dari Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep, yang menerima perwakilan massa bersama Asisten II Sekda Elai Giban dan Kepala Dinas Pendidikan Simon Sambor.

“Kami mendengar dengan baik aspirasi dari adik-adik mahasiswa dan pelajar. Program makanan bergizi memang penting, tapi kami sepakat bahwa pengelolaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan lokal, termasuk pemanfaatan bahan pangan dari wilayah Papua Pegunungan sendiri,” ujar Sekda Wasuok.

Salah satu pelajar saat membacakan tuntutan mereka di halaman kantor Gubernur Papua Pegunungan.

Ia juga memastikan bahwa seluruh tuntutan akan segera dilaporkan kepada Gubernur Papua Pegunungan untuk ditindaklanjuti.

Empat Tuntutan Utama

Dalam dokumen yang diserahkan kepada pemerintah, Aliansi menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Penolakan terhadap program MBG yang dinilai tidak relevan dengan kondisi pendidikan di wilayah pegunungan.

  2. Penolakan terhadap kehadiran TNI-POLRI di sekolah-sekolah, karena dianggap mengganggu independensi pendidikan.

  3. Desakan agar pendidikan digratiskan dari jenjang TK hingga perguruan tinggi, sesuai amanat konstitusi.

  4. Permintaan peningkatan sarana-prasarana pendidikan serta penambahan jumlah guru di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

Aliansi juga mengancam akan menggelar aksi demonstrasi skala besar yang melibatkan mahasiswa dan pelajar dari delapan kabupaten, jika tuntutan mereka diabaikan.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda Papua Pegunungan menginginkan perubahan nyata dalam sistem pendidikan, bukan sekadar bantuan konsumtif. Mereka menuntut kebijakan yang berpihak pada masa depan, dengan akses pendidikan yang merata, fasilitas yang layak, dan guru yang cukup di setiap pelosok.

Pemerintah daerah kini ditantang untuk merespons tuntutan tersebut secara konkret dan tidak sekadar menjadikannya catatan administratif.

Penulis : Redaksi NL

Tags: #AksiDamaiWamena#AliansiPelajarMahasiswa#HariPendidikanNasional#PapuaPegununganBersuara#PendidikanGratisSekarang#TolakMBG
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Di Palang Sejak 2024, Akhirnya Palang di SMA 3 Negeri Jayapura Dibuka

Berita Selanjutnya

Pemprov Papua Pegunungan Peringati Hardiknas 2025: Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berita Terkait

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas
Pendidikan

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi
Papua Pegunungan

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”
Papua Pegunungan

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua