JAYAPURA, Nokenlive.Com – Kepada wartawan di ruang kerjanya, pada hari Rabu (26/6/24). Sely Fero Tandipayung, SE., Anggota Komisi D DPRD Kota Jayapura menuturkan satuan pendidikan yang ada di Kota Jayapura, perlu memperhatikan anak asli Papua juga port numbay dalam kegiatan pendaftaran peserta didik baru tahun 2024, hendaknya berikan perhatian bagi orang Papua yang ada di kota Jayapura.
Sambung Kader dari Partai Gerindra ini, dalam penerimaan peserta didik baru kali ini, pihak sekolah perlu memperhatikan aspek afrimasih atau keberpihakan bagi orang Papua, khususnya anak Papua maupun port numbay agar di akomodir dalam pendaftaran dan jangan mempersulit bahkan tidak diterima meskipun secara finansial mungkin terbatas bahkan kekurangan untuk masuk ke sekolah unggulan atau vaforit di kota jayapura, namun dari sisi intelektual ada pada anak-anak tersebut baik orang Papua dan anak port numbay.“ Jelasnya Sely Fero Tandipayung, SE., saat di wawanacara nokenlive (26/6/24/).
Lanjutnya Tandipayung Anggota DPRD Kota Jayapura, saya mencontohkan di SMK Sekolah 8 Kelurahan Waena Distrik Heram, seluruh siswa yang ada merupakan orang papua mencapai 92 sampai 97 persen tetapi dari sisi sarana prasarana dan lahan sekolah yang sempit dan beberapa sekolah jenjang SMA/SMK di Kota Jayapura.
“Aturan boleh saja tetapi harus juga ada kebijakan, artinya setiap aturan yang sekolah buat tentu juga melihat kemampuan dan keterbatasan peserta didik terutama anak Papua maupun port numbay di kota Jayapura.“ Ucapnya.
Berharap dalam penerimaan peserta didik tahun 2024 pada tingkat SD,SMP hingga SMA/K perlu sekali berikan kesempatan buat anak papua maupun port numbay supaya dapat bersekolah di seluruh wilayah kota jayapura, karena mereka merupakan generasi masa depan bangsa dan negara lebih khusus di atas Tanah Papua dan Kota Jayapura pada umumnya.
Selain di bidang pendidikan, Anggota DPRD Komisi D ini juga berharap dinas pertanian dan tanaman pangan kota jayapura dapat mempersiapkan para petani lokal orang papua maupun port numbay di wilayah muara tami agar kelak menjadi petani sukses di wilayah tersebut dan ini merupakan implementasi otsus dalam bidang pertanian.“ Tuturnya.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?