Biak – Nokenlive.com
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Biak, selama bulan puasa hingga nanti pada perayaan Idul Fitri, stok beras untuk kabupaten Biak Numfor dan kabupaten Supiori aman.
Hal tersebut disampaikan pimpinan Perum Bulog Biak Numfor, Sheika Irawati ketika diwawancarai wartawan nokenlive.com diruang kerjanya.
“Beras yang akan masuk dari Surabaya sekitar 1500 ton. Sedangkan saat ini yang sudah masuk sebanyak 10 kontener sekitar 250 ton,” ungkap Sheika Irawati.
Irawati menjelaskan masih sisa 1250 ton lagi. “Itu beras impor,” singkatnya.
“Jadi kalau untuk stok beras dua kabupaten (Biak dan Supiori), Alhamdulillah dijamin aman,” ucapnya.
Sheika Irawati menjelaskan dengan jumlah stok beras sebanyak 1500 ton ini dapat memenuhi kebutuhan dua kabupaten selama 2 bulan kedepannya mulai bulan April -Mei 2023.
Sehingga jelas Pimpinan Bulog Biak, Sheika Irawati, masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog mempunyai stok beras melimpah yang dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri.
Selain stok beras, jelas Sheika Irawati, Bulog mempunyai stok minyak goreng yang cukup banyak.
Ia merincikan, untuk harga beras di Perum Bulog ke pedagang masih sama yaitu Rp8.900/Kg, sedangkan harga pedagang ke komsumen harga Rp10.000/Kg
“Bulog juga sekarang menyediakan kemasan beras 5kg dengan harga Rp50.000,” jelasnya.
Untuk harga beras medium tidak ada yang berubah, karena harganya ditentukan oleh pusat. “Ketika ada kenaikkan barulah bisa naik. Kami tidak punya hak untuk kasih naik harga,” teranya.
Guna menjaga kestabilan agar harga beras tidak naik saat perayaan Idul Fitri, Sheika Irawati mengatakan, kemungkinan Perum Bulog akan berkoordinasi dengan Pemda, dan distrik untuk melakukan pasar murah.
“Kalau kami mendapatkan izin dari pemerintah daerah maupun distrik – distrik, apakah kami bisa atau tidak untuk berjualan di daerah situ. Jika diizinkan maka kami akan mengelar pasar murah, dan ke distrik-distrik,” ujarnya.
Kepada pelaku usaha di Biak, Sheika Irawati menegaskan yang membeli dan akan menjual beras maupun minyak dari perusahaan umum Bulog harus menjual dengan harga Bulog.
“Tidak ada alasan menjual dengan harga lebih dari ditetapkan Bulog. Jika kedapatan ada yang coba-coba maka kami tidak akan melayani permintaannya,” tutupnya.(LISA R)





Apa komentar anda ?