Jayapura, Nokenlive.com
Pemerintah provinsi Papua melepas 6 orang mahasiswa diploma vokasi bidang pariwisata dan kuliner di Liming Vocational University – Quanzhou, China.
Pelepasan 6 mahasiswa Papua itu setelah mendapatkan beasiswa penuh pemerintah negeri tirai bambu, China.

Enam mahasiswa Papua mendapatkan beasiswa belajar bahasa mandarin hasil kerjasama antara pemerintah China, badan koordinasi bahasa Mandarin Indonesia dan pemerintah provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Yulianus Kuayo mengatakan, kegiatan pelepasan 6 orang mahasiswa ini merupakan bantuan beasiswa dari negara China kepada para lulusan SMA/SMK yang ada di Indonesia.
“Termasuk bagi putra putri lulusan SMA/SMK yang ada di Papua yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di luar negeri,” ungkap Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Yulianus Kuayo kepada wartawan sejumlah wartawan termasuk wartawan nokenlive.com usai pelepasan siswa di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Jumat, (10/02/23).
Kata Yulianus Kuayo, salah satu beasiswa luar negeri datang dari negara China bagi putra putri Papua yang hendak melanjutkan pendidikan kejenjang perguruan tinggi, khususnya pendidikan bahasa mandarin.
“Dengan kerjasama ini akan memudahkan para orangtua yang anaknya hendak berkuliah diluar negeri khususnya melanjutkan pendidikan ke Liming Vocational University – Quanzhou, China untuk belajar bahasa mandarin,” ungkapnya.
Kuayo menjelaskan, dari program beasiswa itu, ada sekitar 6 anak Papua yang akan berangkat menuju Quanzhou, China untuk belajar bahasa mandarin di Liming Vocational University.
“Adik adik ini mereka akan belajar bahasa mandarin disana (Quanzhou, China) kurang lebih tiga tahun,” jelasnya.
Setelah selesai belajar bahasa mandarin, Yulianus Kuayo mengatakan mereka (adik adik mahasiswa) kembali ke Indonesia khususnya di Papua untuk mengabdikan ilmu yang diperoleh selama belajar bahasa mandarin di China.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Provinsi Papua, Prostaius Lobya memberikan apresiasi atas kegiatan yang baik ini.
Prostaius Lobya berharap punya dampak yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan di Tanah Papua, terutama dibidang komunikasi sebab bahasa akan menjadi kunci komunikasi kita dalam membangunan komunikasi dengan pihak lain.
“Salah satunya dengan negara China untuk pelajari bahasa mandarin yang merupakan bahasa sehari-hari orang China yang ada di Indonesia,” katanya.
Prostaius Lobya pesan kepada 6 mahasiwa yang akan berangkat ke China agar tetap jaga kesehatan serta mengikuti proses belajar secara baik di China.
Menurutnya, setelah lulus dapat kembali mengabdi di Papua, terutama beberapa sekolah SMK yang ada jurusan pariwisata dan kuliner nantinya.
Kegiatan pelepasan 6 orang siswa kuliah bahasa mandarin di China turut dihadiri kepala sekolah SMA/SMK di Jayapura serta para orangtua siswa dan para kepala bidang Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Kegiatan pelepasan ini diakhiri penyerahan paspor kepada siswa yang akan berangkat ke China oleh kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?