Jayapura, Nokenlive.com
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura, Maxi Lazarus Atanay mengatakan, dari 14 kampung yang ada di kota Jayapura, sebanyak 12 kampung penyusunan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) telah selesai.
Sedangkan 2 kampung lainnya yang belum selesai RPJM nya yaitu, kampung Enggros dan kampung Tobati.
“Mengingat waktu terus berjalan, oleh karena itu, 2 kampung (Enggros dan Tobati) yang belum selesai RPJM nya, diharpkan agar cepat diselesaikan,” jelas kepala DPMK Kota Jayapura, Maxi Lazarus Atanay kepada wartawan nokenlive.com Jumat, (4/11/22).
Kata dia, apabila 2 kampung tersebut RPJM telah selesai, maka kembali melanjtkan program berikutnya yaitu, penyusunan anggaran pendapatan belanja masyarakat kampung (APBK) sehingga berharap dapat selesai sebelum akhir tahun 2022.
Maxi Lazarus Atanay mengungkapkan, dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) kota Jayapura, sampai pada penetapan, DPMK Kota terus melaksanakan pengawalan.
Hal itu dilakukan agar program yang dilaksanakan pemerintah kota Jayapura ke kampung kampung benar benar dirasakan maanfaatnya oleh masyarakat yang ada di kampung itu sendiri.
Selain itu, lanjut Kadis DPMK Kota, Atanay setiap program kerja yang akan dituangkan dalam RPJMK tiap kampung, telah melalui tahapan musrenbang tingkat kampung terlebih dahulu dengan melibatkan seluruh aparat kampung dan warga kampung itu sendiri.
Sementara itu, kepala pemerintahan kampung (KPK) Kayu Batu, Akila Makanuay mengatakan, sesuai visi misi menjadikan Kayu Batu yang lebih maju melalui program prioritas yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Penyediaan infrastruktur yang lebih memadai, supaya dapat dikenal dan diketahui oleh semua orang di mana saja, baik pemerintah daerah, masyarakat secara luas, bahkan sampai ke pemerintah pusat.
“Hal ini tentu membutuhkan kesiapan SDM yang unggul dan andal didukung penyediaan sarana prasarana penunjang yang lebih baik,” kata KPK Kayu Batu, Akila Makanuay.
Disinggung soal anggaran, kata KPK Kayu Batu, , Akila Makanuay kiranya pemerintah kota Jayapura bersama OPD terkait dapat melihat kondisi terutama adanya kenaikan BBM hari.
“Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota Jayapura, dalam rangka mendukung belanja program dan kegiatan yang ada di kampung Kayu Batu,” tutupnya.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?