Jayapura, Nokenlive.com
Hujan tak kunjung turun di kota dan kabupaten Jayapura mengakibatkan debit air disejumlah Intek mengalami penurunan.
Dengan adanya kendala alam tersebut, membuat Pdam Jayapura sedikit kesulitan pelayanan air bersih kepada masyarakat pelanggan Pdam Jayapura.
Namun sebagai perusahaan milik pemerintah daerah, kendala alam dialami Pdam Jayapura tetap memberikan pelayanan optimal kepada warga kota Jayapura,
Untuk mengatasi kendala tersebut, telah membangun intek darurat pada sumber air minum yang ada di Kamwolker Waena.
“Pembangunan intek darurat untuk pengaturan langsung pendistribusian air bersih dari sumber perpipaan milik Pdam Jayapura, dengan cara membagi distribusi air oleh petugas Pdam Jayapura,” jelas Dirut Utama Pdam Jayapura, Entis Sutisna kepada wartawan disela-sela kegiatan Perpamsi Wilayah Papua dan Papua Barat di kota Jayapura, Senin, (31/10/22).
Pria asal Kota kembang, julukan kota Bandung, Jabar, lebih lanjut menjelaskan, dengan kendala ini membuat adanya penambahan waktu kerja bagi petugas tukang ledeng di lapangan.
Lanjut Entis Sutisna mengatakan, dengan kondisi ini, Pdam mengatur waktu pelayanan air bersih yang sebelumnya sehari bisa tiga kali dialirkan ke pelanggan, biasa 1 X 24 jam, kini hanya 12 jam saja, mengingat ketersediaan pasokan air bersih mulai alami penurunan.
Ia mengharapkan warga kota Jayapura dapat memaklumi kondisi yang ada.
“Ini bukan kesengajaan atau keinginan pihak Pdam Jayapura, tetapi akibat perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir jelang memasuki bulan Desember ini,” katanya.
Saat ini, lanjut Dirut Utama Pdam Jayapura, Entis Sutisna, pihaknya sedang berupaya meningkatkan kapasitas produksi air Pdam Jayapura melalui pemanfaatan air danau Sentani kabupaten Jayapura.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?