Keneyam – Nokenlive.com
Guna memastikan ketersediaan bahan makan pokok (bapok) mencukupi pasca pembunuhan dan penembakan 11 warga sipil ditanjakan Adu Mama, Distrik Kenyam, Nduga, Sabtu, 16 Juli 2022 lalu, Bupati Namia Gwijangge, S.Pd. M.Si turun langsung lapangan melihat stok bapok di toko-toko maupun kios-kios tersebar di kota Kenyam.
Bupati didampingi Kapolres Nuga, Perwira Penghubung (Pabung), asisten I dan beberapa kepala Dinas lainnya juga turut mendampingi bupati.
Dalam kunjunganya, Bupati menjelaskan bahwa, stok bapok masih meskipun sejumlah bahan pkok seperti beras, supermi, minyak goring mulai menipis.
“Tetapi kita pastikan stok bama di Ibukota Keneyam masih aman dan terkendali untuk berapa-beberapa hari kedepan,” jelasnya.
Bupati Namia Gwijangge lebih lanjut mengatakan, Kapal barang yang membawa bahan pokok saat ini sudah masuk antri di pelabuhan batas batu sehingga diharapkan warga tidak panic kehabisan bahan makanan.
“Ada informasih dikalangan masyarakat bahwa stok bapok di Kenyam sudah habis. Itu tidak benar dan informasih tidak bertanggung jawab, maka saya selaku kepala daerah kabupaten Nduga menyatakan bapok kita di Kenyam aman dan terkendali,” ujarnya.
Salah satu pengusaha Toko membenarkan bahwa, pasca penembakan warga sipil oleh KKB, stok bapok semakin penipis karena jalan satu satu jalur ekonomi hanya lewat pelabuhan.
Oleh karena itu para pegusahan kios minta kepada pemerintah maupun TNI/Polri membantu pegamanan untuk ambil barang di pelabuhan Batas Batu.(RED)





Apa komentar anda ?