
JAYAWIJAYA, Nokenlive.com
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE,.M.Si menghimbau agar Kepala Kampung turut mengalokasikan dana secara khusus bagi program Stunting, hal tersebut disampaikan saat berkunjung ke Kampung Silo Karno Doga beberapa waktu lalu. “Stunting ini sangat penting dan harus dimulai dari keseimbangan gizi ibu hamil dan balita, saya minta Kepala Kampung dialokasikan saja dana 8 persen untuk masalah ini”, ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada Kepala Distrik agar di tahun 2022 ini pelaksanaan program Stunting dapat dikoordinasikan dengan para kepala kampung dan petugas puskesmas sehingga dana stunting yang ada di setiap kampung dapat direalisasikan bagi ibu hamil dan balita.
“Kalau pelaksanaan kegiatan stunting tidak ada dalam APBK maka tidak dapat diproses dananya, karena ini salah satu program prioritas utama Presiden dalam mendorong penyerapan dana desa. Kami Pemda tinggal mengawasi itu. Jadi kalau tidak berjalan maka pasti akan menimbulkan masalah,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Distrik Silokarno Doga, Marthon Komba S.Sos menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini Bupati bersama kepala OPD bisa hadir di tempat ini, sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi baik secara lisan maupun tulisan.
Lanjutnya Kepala Distrik berjanji akan mengawal himbauan Bupati terkait program Stunting. “Kami pemerintah distrik akan kontrol 8 kampung, supaya alokasi dananya tetap ada, dan kami akan berusaha bekerjasama dengan kepala puskesmas untuk mengontrol dana stunting dan melakukan kegiatan sesuai peruntukannya, dalam hal ini ibu hamil dan balita untuk memberikan mereka makanan yang bergizi,” katanya.
Dirinya mengaku bahwa selama ini Posyandu setempat sangat aktif, dan para petugas selalu turun untuk melakukan pelayanan di Kampung baik untuk imunisasi maupun sosialisasi masalah kesehatan. (Arny Hisage)




Apa komentar anda ?