Serui, Nokenlive.com – Bermodalkan hanya pas-pasan dan mendapat kepercayaan dari Distributor maupun Suplaier ,Persekutuan Angkatan Muda (PAM) GKI Imanuel Serui Kota gelar pasar murah kebutuhan pokok dibeberapa kampung guna meringankan beban masyarakat ditengah pandemi virus Covid-19 dan mendukung instruksi Pemerintah agar tidak berada pada tempat keramaian.
Kegiatan Pasar Murah PAM GKI Imanuel ini telah dimulai sejak tanggal 23 Mei lalu dengan mengunjungi beberapa kampung diantaranya kampung Yapan distrik Anotaurei, Kampung Turu distrik Yapen Selatan dan Kampung Serui Laut distrik Yapen Selatan.
Ketua PAM GKI Imanuel ,Radinal Sidharta,S.STP kepada awak media ini mengemukakan bahwa pasar murah ini dilakukan untuk memperpendek atau mengurangi aktifitas masyarakat kampung agar tidak berada ditempat umum juga membantu mengurangi biaya transportasi masyarakat dari kampung ke pasar.
“Ada beberapa kebutuhan pokok yang kita tawarkan kepada warga diantaranya Gula Pasir,Minyak Goreng, Beras ,Tepung ,Bumbu Dapur,Telur ,Mie Instant, Tomat dan beberapa barang kebutuhan masyarakat sehari” sebut Radinal saat ditemui ,Rabu (27/25/2020).
Terkait harga kebutuhan pokok yang diberikan kepada masyarakat Radinal mengaku bahwa harga yang di berikan sesuai harga distributor ,suplier atau pemasok barang-barang tersebut misalnya harga telur beli per rak seharga 60rb dijual juga dengan harga 60rb bahkan dari sejumlah barang itu ada beberapa bapok yang harganya disubsidi.
“ada beberapa barang yang kami harus subsidi misalnya beras berkualitas 10kg dibeli Rp127.500 per sak kami jual dengan harga Rp127.000 per sak berarti kami subsidi Rp500 , Begitu pula ada beberapa item barang lainnya yang langsung diserbu masyarakat sehingga barangnya habis terjual. ” ujarnya.
Menurut bapak satu anak ini sebelum kegiatan pasar murah ini digelar pihak Gereja terlebih dahulu menyurati tim gugus covid 19 kabupaten dan juga dinas perindagkop guna memberitahukan kegiatan ini serta pemerintah kampung yang akan dituju terkait izin untuk menerima kehadiran anggota PAM ditengah Pandemi Covid 19 ini meskipun jumlah anggota PAM yang ikut terlibat sudah dibatasi dan mengikuti Protokol kesehatan pencegahan Covid 19.
Dikatakan kegiatan ini di inisiasi oleh Badan Pelayan PAM GKI Imanue Serui Kota dengan modal awal hanya sebesar Rp 8 juta saja dan selebihnya diperoleh pinjaman kredit barang dari pihak distributor atau suplier yang nantinya setelah pelaksanaan baru poses pelunasan.
“Kita berharap dengan adanya pasar murah ini masyarakat bisa benar-benar terbantu dan kita telah merencanakan bulan juni mendatang kita akan mengunjungi kampung-kampung yang ada disekitar distrik Angkaisera atau Kosiwo berdasarkan pengecekan lapangan sambil kita mengecek stok barang yang tersedia” cetusnya.
Selain itu kata Radinal disela-sela pelaksanaan pasar murah pengurus PAM Imanuel Serui Kota juga berkesempatan membagikan paket sembako kepada 19 warga jemaat dan anggota PAM terdampak pandemi virus Corona yang dananya bersumber dari sumbangan anggota pam dan jemaat.
Sementara itu Jefri Ui Sekretaris kampung Turu menanggapi kegiatan pasar murah yang dilakukan Pam Imanuel , Atas nama masyarakat dan warga jemaat kampung dirinya menyampaikan banyak terima kasih karena kegiatan ini sangat membantu warganya dalam menghadapi wabah yang sedang terjadi.
“Kami berharap pasar murah ini tidak dilakukan hanya sekali saja ,Bila perlu sesering mungkin dapat dilakukan untuk membantu warga kita yang ada di kampung sini” ucap Jefri.
Menurutnya antusias dari masyarakat dengan adanya pasar murah ini cukup tinggi sehingga diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat dilakukan lagi tentunya dengan menyediakan bahan-bahan pokok yang lebih lengkap.
“Kalau bisa kegiatan seperti inilah bukan hanya dilakukan pada saat pandemi covid 19 ini saja, Kita berdoa supaya pandemi ini cepat berakhir agar kabupaten kita selalu aman ” pungkas Jefri.
(tink)





Apa komentar anda ?