Sentani, Nokenlive.com – Ditemukan sesosok mayat laki – laki yang berinisial Makam Tabo (50), dalam poisis terlentang, yang dilihat seorang saksi bernama Endira Wenda (35), sekitar pukul 03.30 Wit dini hari, saat saksi hendak ke kamar mandi, di eks Kantor Klasis Gidi Pos 7 Sentani Kabupaten Jayapura.
“Ketika mendapat laporan, kami langsung menuju TKP, dimana sesosok mayat laki – laki ditemukan dalam posisi terlentang,” ucap Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, melalui Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak.
Lanjut Kapolsek, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, sebelumnya sekitar pukul 02.15 Wit melihat korban keluar menuju depan eks Kantor Klasis Gidi sambil batuk – batuk dan kakinya gemetar, namun saksi mengira korban hanya mengalami batuk biasa sehingga saksi melanjutkan istirahat.
Kemudian sekitar pukul 03.30 Wit saksi yang juga tinggal di Eks. Kantor Klasis GIDI terbangun karena ingin buang, namun sesampainya di depan pintu utama Eks, saksi melihat korban sudah dalam posisi terlentang, melihat hal tersebut saksi berusaha membangunkan korban, namun tidak ada respon dan kondisi badan korban juga diketahui sudah dingin.
Selanjutnya saksi memberitahu keluarga korban bahwa telah menemukan korban tergeletak didepan pintu eks kantor dan sudah tak bernyawa.
Kata Kapolsek, korban saat masih hidup mengalami tuna wicara dan tuna rungu, saat tiba di TKP kami langsung memasang garis policeline dan menginformasikan hal tersebut ke tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura.
Saat dievakuasi, tim medis menggunakan APD (alat pelindung diri) selanjutnya korban dievakuasi ke Ruma Sakit Youwari, Kata Kapolsek.
Menurut keterangan yang kami dapat, lanjut Kapolsek dari salah seorang saksi Polikius yigibalom (40), bahwa korban diketahui melakukan aktivitas membersihkan kandang babi yang berada di halaman eks. Kantor Klasis GIDI, dimana saat itu kondisi cuaca sangat panas, usai melakukan pembersihan kandang korban diketahui meminum air es, dicampur minuman sachet energi, setelah itu korban beristirahat di dalam eks. Kantor Klasis Gidi.
Korban selama ini tidak pernah keluar – keluar daerah, hanya beraktivitas di seputaran Pos 7 dan selama ini korban tidak ada riwayat penyakit lainnya,” ujarnya.
“Sampai saat ini kami belum mengetahui penyebab kematian korban. Oleh karena itu saat ini kami masih sedang menunggu hasil pemeriksaan di RS. Yowari,” pungkasnya.
(Tinus/Jack)







Apa komentar anda ?