Jayapura, Nokenlive.com – KONI Papua meminta semua pengurus pengprov 37 cabang olahraga tetap melakukan pamantauan para atletnya yang sedang menjalani pemusatan latihan baik kebutuhan dan kesehatan, terutama bagi atlet yang sedang diluar Papua.
Hal itu menyusul adanya atlet yang tidak diperhatikan kondisi dari kesehatan atlet, padahal KONI Papua memiliki dokter yang siap menangani atlet dengan kondisi sakit. Ujar Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya saat dikonfirmasi media ini, Selasa (29/10/2019) sore.
“Pengprov harus melihat atletnya, supaya kalau ada kondisi atlet yang sakit segera laporkan ke KONI atau melalui Puslatprov dengan dokter KONI yang sudah disiapkan,” tegas Kenius.
Dikatakan Kenius bahwa kesehatan atlet sangat penting dalam menunjang pembinaan yang selama ini dilakukan, dimana itu bisa berdampak dari kesiapan cabor sendiri maupun atlet yang sedang berjuang untuk berlatih meraih prestasi bagi Kontingen Papua nantinya di PON 2020.
“Biar penanganannya kepada atlet lebih cepat jangan dibiarkan karena anak-anak yang TC diluar dengan kondisi makan mereka yang ada di Papua inikan sangat berbeda tentu itu akan sangat rentan dengan sakit karena perubahan makanan, lingkungan dan sebagainya,” ungkapnya.
Kenius berharap pengurus cabor intens berkoordinasi dengan pelatih maupun atlet agar jika adanya kendala bisa dilaporkan langsung kepada KONI dan Puslatprov Papua sebagai induk organisasi maupun pembinaan menuju sukses prestasi yang membawahi 37 cabor, bahkan Kenius menegaskan jangan terulang seperti cabor panjat tebing ada atlet yang mengalami gangguan kesehatan tidak tertangani dengan baik.
(Yod)





Apa komentar anda ?