WAMENA, NOKENLIVE.com – Peresmian Rumah Pastori GKI Lachai Roi Hom-hom berlangsung khidmat pada Rabu, 18 Februari 2026, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Jhon Tabo, Ketua MRP Provinsi Papua Pegunungan, perwakilan Bupati Jayawijaya, perwakilan Bupati Tolikara, Ketua GKI Wilayah 10, Ketua PKK Kabupaten Jayawijaya, unsur Departemen Agama, anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, para pendeta dan gembala, serta seluruh jemaat Tuhan yang hadir.

Peresmian gedung Rumah Pastori GKI Lachai Roi Hom-hom dilakukan secara langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan bersama Ketua GKI Wilayah 10, Ketua MRP, dan Ketua PKK Kabupaten Jayawijaya, yang ditandai dengan pengguntingan pita di pintu rumah pastori dan disaksikan seluruh jemaat.
Ibadah syukur dalam rangka peresmian tersebut dipimpin oleh Ibu Pdt. Verha. Dalam khotbahnya, ia mengambil firman Tuhan dari 2 Raja-Raja 4:8–17, yang mengisahkan tentang berkat Tuhan melalui ketaatan dan pelayanan yang tulus.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Jhon Tabo, menyampaikan penghormatan kepada seluruh unsur gereja dan pemerintah yang hadir.
“Saya menghormati Sinode Wilayah 10, yang mulia Ketua MRP Provinsi Papua Pegunungan Bapak Agus, Badan Pekerja Klasis Baliem Yalimo, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya, yang mewakili Bupati Jayawijaya, juga Departemen Agama, anggota Dewan Provinsi Papua Pegunungan, pendeta dan gembala-gembala,” ujar Jhon Tabo.
Dalam kesempatan itu, Jhon Tabo menegaskan bahwa keberadaannya sebagai Gubernur tidak terlepas dari dukungan doa para hamba Tuhan dan jemaat, termasuk dari Pdt. Verha dan keluarga besar GKI Lachai Roi Hom-hom.

“Saya ada di depan sini karena berkat dan doa dan dukungan Ibu Pdt. Verha GKI Lachai Roi Hom-hom. Waktu debat kandidat di gereja Aula Santos, saya bangga lihat mama pendeta adakan bazar bakar batu. Waktu itu saya makan,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung pesan rohani yang disampaikan dalam doa-doa yang menguatkannya selama proses politik berlangsung.
“Doa Ibu Pdt. sampaikan orang-orang Samaria, jeritan hati umat,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelayanan gereja, Gubernur Jhon Tabo menyumbangkan dana sebesar Rp400 juta untuk pembangunan Rumah Pastori GKI Lachai Roi Hom-hhom. Ia juga mengundang panitia bersama majelis jemaat untuk datang langsung ke kediaman pribadinya pada hari Rabu mendatang guna menindaklanjuti komitmen tersebut.
“Saya mengundang panitia dan majelis untuk datang langsung ke rumah pribadi saya pada hari Rabu mendatang,” ujarnya.
Peresmian Rumah Pastori GKI Lachai Roi Hom-hom menjadi momentum penting bagi jemaat dan masyarakat sekitar, tidak hanya sebagai peresmian bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap pelayanan gereja dan kehidupan rohani umat di Papua Pegunungan.
Acara berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan, serta diakhiri dengan doa dan ucapan syukur bersama seluruh jemaat yang hadir. (Tundemin Kogoya– Redaksi DA)





Apa komentar anda ?