ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juni 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » RAPBD Mamteng Masih Fokus Bidang Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

RAPBD Mamteng Masih Fokus Bidang Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Oleh : Noken Live
3 Januari 2019
Di Provinsi Papua
0
Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak, SH, MSi saat menyerahkan dokumen RAPBD 2019 kepada Wakil Ketua I DPRD, Yulius Tabuni untuk selanjutnya dibahas.

Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak, SH, MSi saat menyerahkan dokumen RAPBD 2019 kepada Wakil Ketua I DPRD, Yulius Tabuni untuk selanjutnya dibahas.

Jayapura, Nokenlive.com -DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah secara resmi menggelar sidang paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Belanja Dan Pendapatan Daerah (RAPBD) tahun 2019 di Jayapura, Sabtu (29/12/18) lalu.

Sidang paripurna pembahasan RAPBD tahun 2019 itu, dipimpin Wakil Ketua I Yulius Tabuni didampingi Ketua II,Otho Pugumis. Hadir pula Bupati Ricky Ham Pagawak, SH,MSi, Plt. Sekda Mesir Yikwa dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mamberamo Tengah.

Untuk tahun ini RAPBD Kabupaten Mamteng yang dibahas para wakil rakyat itu mencapai Rp 1.024.855.334.401.

Bupati Ricky Ham Pagawak, SH,MSi dalam pengantar nota keuangan mengakui jumlah RAPBD untuk tahun 2019 mencapai Rp1.024.855.334.401 relatif kurang, karena dana DAK mengalami penurunan dan DAU mengalami peningkatan, namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Bupati Ham, dengan penurunan dana DAK, jika dibanding tahun sebelumnya, tentu akan sangat berdampak pada pembangunan di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Walau begitu, kata Ham tidak akan mempengaruhi semangat untuk membangun daerah, dengan anggaran itu akan diprioritaskan pada pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan sehingga hasilnya tetap dirasakan masyarakat.

Bupati Ham pun memberikan contoh, salah satu pembangunan infrastruktur yang tetap menjadi prioritas adalah peningkatan jalan dari Wamena ke Kobakma, ibu kota kabupaten Mamberamo Tengah.

“Program ini tetap menjadi prioritas sehingga pelayanan pemerintah terhadap masyarakat tetap berjalan dengan baik. Disisi lain juga akan berdampak pada sektor ekonomi, baik masyarakat sendiri maupun daerah,” ujarnya.

“Untuk kegiatan-kegiatan yang diusulkan OPD-OPD juga akan dilihat dibahas lagi oleh tim Banggar DPRD dan tim anggaran sehingga kegiatan maupun program yang disahkan benar-benar bermanfaat untuk rakyat,” tambahnya.

Bupati Ham menegaskan, penyusunan RAPBD untuk dibahas DPRD berdasarkan aturan yakni Permendagri Nomor 38 tahun 2018.”Materi yang diajukan dalam sidang paripurna ini adalah kebijakan umum anggaran (KUA) 2019, prioritas platfon anggaran sementara (PPAS) 2019, dan Raperbub APBD 2019,” katanya.

Bupati Ham berharap dokumen RAPBD yang sudah berada ditangan anggota DPRD, agar dapat dipelajari dan dibahas untuk ditetapkan dalam suatu produk bersama yang akan digunakan pada tahun 2019 mendatang.

Pada kesempatan itu, Bupati Ham berharap  agar rencana DPR Papua untuk mengkaji kembali pembagian dana otsus 80:20 dapat dipertimbangkan, sebab kebijakan gubernur 80 persen otsus ke kabupaten sudah tepat.

Pasalnya, kehadiran dana otsus dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk masyarakat asli papua yang notabene lebih banyak berada di kampung-kampung pada di kabupaten-kabupaten di Tanah Papua.

Bupati Ham pun memberikan contoh, dengan dana otsus yang diterima Pemkab Mamberamo Tengah, pihaknya dalam periode pertama kepemimpinan telah membangun 600 unit rumah rakyat, begitu pun di bidang pendidikan dengan membangun gedung-gedung sekolah yang permanen. Hal yang samajuga di bidang  kesehatan dan ekonomi sesuai dengan amanah otsus itu sendiri.

“Kami yakin seorang gubernur itu mengerti dan mengangkat masyarakat yang ada di kampung dengan program dana otsus 80 persen ke kabupaten,sehingga kecil kemungkinan kebijakan tersebut dikaji lagi,” ucapnya.

Menurutnya, di Provinsi Papua Barat saja, gubernurnya membuat kebijakan otsus justru 90 persen  ke kabupaten, tentu Gubernur Papua yang pro pada rakyat di kampung bakal mengambil langkah yang sama.

“Gubernur pasti akan melihat kepentingan rakyat sehingga, kami yakin gubernur tidak ada merevisi kebijakan 80  persen dana otsus ke kabupaten, bisa jadi menambah alokasi dana seperti Papua Barat,” imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua I, Yulius Tabuni menyampaikan apresiasi kepada eksekutif yang sudah menyusun RAPBD tahun 2019 untuk dibahas dewan. “RAPBD 2019 adalah hajat hidup masyarakat Kabupaten Mamberamo Tengah, tentu dewan sebagai representasi dari suara rakyat, maka sudah pasti menjadi tugas dewan untuk membahas dna mengawal RAPBD ini agar benar-benar terserap sesuai dengan peruntukannya.

Yulius berharap, penyusunan RAPB kali ini, mengacu pada lima prioritas pembangunan nasional  dengan melihat kondisi daerah seperti pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, pengurangan kesenjangan antar wilayah, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumberdaya air, stabilitas keamanan nasional dan menyukseskan pemilu presiden dan legisltif.

(NL28)

Tags: APBD MamtengBupati MamtenMamberamo TengahPemkab Mamteng
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Polisi Amankan Pelaku Perampasan Handphone di Wamena

Berita Selanjutnya

Jacobus Itaar : Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Fokus  Pada Kebutuhan Kampung

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi
Kabar Port Numbay

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Politik dan Pemerintahan

Tanam Sagu di Sentani, PDIP Papua Dorong Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan
Pendidikan

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung
Olahraga

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua