ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Rencana Resmi 7 maret , Wali Kota tinjau Pasar Mama-mama Papua

Rencana Resmi 7 maret , Wali Kota tinjau Pasar Mama-mama Papua

Oleh : nokenliv
27 Februari 2018
Di Uncategorized
0
Rencana Resmi 7 maret , Wali Kota tinjau Pasar Mama-mama Papua
Walikota,Dr.Benhur Tomi Mano,MM ,Wakil Walikota,Ir.Rustan Saru,MM dan Pimpinan  OPD terkait saat meninjau pasar
 
Jayapura, Nokenlive.com -Walikota ,Dr.Benhur Tomi Mano,MM,rencananya akan meresmikan pasar mama Papua pada tanggal 7 maret mendatang ,bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Jayapura yang ke-108 tahun.
terkait itu Walikota mengecek kesiapan pasar Mama-mama Papua, Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM melaksanakan peninjauan ke lokasi tersebut, Selasa (27/2/2018).
Pemerintah Kota Jayapura telah mengagendakan peresmian pasar tersebut pada 7 Maret mendatang yang akan dilakukan oleh Wali Kota. 
Rencana ini juga tak terlepas dari janji Presiden RI,Joko Widodo saat berkunjung ke pasar tersebut beberapa waktu lalu. 
Kala itu, orang nomor satu Indonesia ini menegaskan Pasar Mama-mama Papua akan diresmikan oleh Wali Kota Jayapura terpilih saat itu.
 
Usai melakukan peninjauan, Wali Kota mengaku telah melakukan rapat dengan Menteri BUMN bersama Direktur Utama Perum Damri di Jakarta.
“Dalam rapat itu .BTM engaku telah melaporkan bahwa Pemerintah Kota Jayapura beberapa kali didemo oleh Mama-mama Papua menuntut kejelasan waktu peresmian pasar tersebut,” akuinya.
 
Wali Kota juga menyampaikan kepada Menteri BUMN pada saat rapat yang sama, pasar ini harus diresmikan pada 7 Maret mendatang bertepatan dengan HUT ke 108 Kota Jayapura,dan telah disetujui oleh menteri BUMN dan direktur utama Perum Damri sebagaimana waktu yang telah ditetapkan.
Selain peresmian Pasar Mama-mama Papua, pada momen yang sama dibarengi pula dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemkot Jayapura dan Perum Damri dalam kaitannya dengan pengelolaan aset tanah dan bangunan.
“Saya menuntut 44 BUMN harus menyerahkan aset bangunan kepada Perum Damri dan untuk sekanjutnya diserahkan kepada Pemkot untuk pengelolaan  pasar,” sambungnya.
Pemkot lanjut Wali Kota juga berwenang untuk mengatur penempatan Mama-mama Papua di dalam pasar termasuk pengaturan keamanan, biaya operasional, lampu dan air.
“Nantinya kita akan membuat UPTD yang tentunya diperkuat sumber daya manusia yang jujur sehingga dipercaya dalam menangani pasar dan juga akan melibatkan SOLPAP dalam pengaturan-pengaturan lainnya nanti,” cetusnya.
Wali Kota BTM juga  menambahkan pasar telah dibagi habis dimana untuk lantai 1 diperuntukkan bagi pedagang  ikan dan daging. Kemudian lantai 2 untuk mama-mama berjualan dan lantai 3 dikhususkan untuk kerajinan-kerajinan. 
Sedangkan lantai 4 akan digunakan untuk tempat pelatihan dan juga pers.
“Pasar ini juga diutamakan kepada Mama Papua yang berjualan di pasar lama dan hari ini telah di data melalui Dinas Perindagkop Kota Jayapura,” tambahnya. 
Jika masih ada tempat, Wali Kota minta mama-mama penjual dari Port Numbay juga bisa masuk untuk menjajakan dagangannya di pasar tersebut.
Meski demikian, Wali Kota secara tegas juga mengingatkan tidak boleh ada mama-mama berjualan di emperan toko dan semuanya harus masuk di dalam pasar.
“Tidak ada juga yang jualan noken di jalan-jalan dan semuanya masuk di dalam pasar. Juga tidak boleh ada penjualan togel di pasar ini. Jika mama-mama penjual kedapatan menjual togel maka akan dikeluarkan dari pasar,” tegasnya,
Wali Kota di dampingi Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM, Kepala Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, Kepala Dinas PUPR Nofdi J. Rampi, Kepala BPKAD Dr. Adolf Siahay, Kepala Dinas Lingkungan Hidup setempat Ir. Ketty Kailola serta Kepala Distrik Jayapura Utara Adam Rumbiak.
Pantaua media ini, Wali Kota meninjau lantai 1 sampai 4 sekaligus mengecek semua fasilitas termasuk air, toilet dan wastafel yang ada di dalam pasar.( LET)
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Jelang HUT ke -108, Pemkot gelar lomba bercerita budaya lokal Papua

Berita Selanjutnya

Wali Kota lantik Pejabat Eselon II di Lingkup Pemkot Jayapura

Berita Terkait

Sekda Papua Tengah Buka Lokakarya Penyusunan Roadmap PAD Berbasis Potensi Daerah
Kabar Daerah

Sekda Papua Tengah Buka Lokakarya Penyusunan Roadmap PAD Berbasis Potensi Daerah

Papua Tengah Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu
Papua Tengah

Papua Tengah Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu

Wagub Papua Tengah Deinas Geley: Wartawan Adalah Cahaya di Tengah Gelapnya Informasi
Kabar Daerah

Wagub Papua Tengah Deinas Geley: Wartawan Adalah Cahaya di Tengah Gelapnya Informasi

‎Sempat Masuk DPO, Tersangka Kasus Perzinahan Dilimpahkan ke Kejari Jayapura
Uncategorized

‎Sempat Masuk DPO, Tersangka Kasus Perzinahan Dilimpahkan ke Kejari Jayapura

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua